Sejarah 

PWK Santa Monika adalah perhimpunan Warakawuri Katolik yang anggotanya para janda katolik yang suaminya telah meninggal. Adapula mereka yang tidak menikah selama hidupnya.  

PWK Santa Monika didirikan oleh Ibu Angela Maria Karim dari Paroki Tebet pada tanggal 12 Juni 1982. Tujuan awal didirikannya PWK adalah agara sesama janda dapat saling mengenal, saling menguatkan dan saling melengkapi. 

Paroki HSPMTB mendirikan PWK Paroki pada tanggal 10 Maret 1991 sebagai cabang ke-24. Adapun pilihan pelindung Santa Monika sangat tepat karena Santa Monika unik dan penuh dengan perjuangan hidup. Suaminya Patricius yang kaya namun jauh dari Tuhan membuat Santa Monika selalu bertekun dalam doa-doa nya. Hasilnya, suaminya berkenan untuk dibabtis sebelum ajal.  

Visi: Mewujudkan warakawuri beriman Katolik yang tangguh, sehat, terampil dan peduli terhadap anggota dan masyarakat. 

 

Misi: 

  1. Meningkatkan kegiatan kerohanian dalam wadah warakawuri
  2. Menciptakan pribadi yang sehat dan terampil melalui kegiatandan karya nyata pelayanan.
  3. Mewujudkan sikap peduli dengan membantu para anggota, saling memberikan penguatan dan penghiburan.

 

Tujuan: 

Meningkatkan kualitas keimanan, kesehatan, keterampilan serta kepedulian terhadap sesama anggota dan masyarakat. 

 

Kegiatan rutin: 

– Pertemuan bulanan dan arisan setiap minggu sesudah misa ke-2 di samping Gua Maria 

– Mengelola kantin WKRI setiap minggu terakhir 

– Rosario bersama setiap minggu ketiga bulan Mei dan Oktober 

– Mengikuti Posyandu Lansia yang dikelola oleh Team Kesehatan dan WKRI 

 

Kegiatan bersama Korcab: 

Rekoleksi Adven dan dan APP dan ditutup dengan Misa Kudus 

– Natal bersama 

– Rosario bersama 

– Retret 

– HUT Santa Monika 

 

Kegiatan tidak rutin: 

Mengikuti seminar kesehatan yang diadakan oleh team kesehatan paroki 

– Mendampingi anggota yang bermasalah 

– Mengunjungi anggota yang sakit dan melayat anggota yang meninggal