"Tuhan telah mengasihi saya dan kasihNya telah saya rasakan"
Antusias dan ramah, itulah yang terlihat di wajah sesosok
pria ketika kami wawancara di rumahnya. Pria tersebut bernama lengkap Liberius
Iskandar atau yang biasa disapa Pak Iskandar. Wajah Pak Iskandar memang tidak
asing lagi di lingkungan Gereja St. Maria Tangerang, karena beliau aktif dalam
suatu kelompok kategorial Persekutuan Doa Karismatik Katolik (PDKK) St. Maria. "Awal
mulanya saya terpanggil dalam pelayanan di gereja ketika saya mulai mengenal
Kristus lebih dekat secara pribadi dalam kehidupan saya dan saat itu saya juga
aktif di kegiatan lingkungan. Tak hanya itu, satu hal yang memotivasi saya
untuk melayani Tuhan, karena Tuhan telah mengasihi saya dan kasihNya telah saya
rasakan dan saya juga ingin membagikannya kepada orang lain supaya mereka bisa
merasakannya," demikian tutur pria berpostur tinggi ini.
Di tahun 2005, beliau terpanggil melayani di gereja sebagai
pencetus gagasan Kursus Evangelisasi Pribadi atau lebih dikenal dengan nama
KEP. Pada saat itu, pria yang lahir di Palembang, 31 Desember 1965 ini merasa
tergerak hatinya untuk mengadakan KEP di paroki karena terdorong keinginan
supaya umat paroki memiliki perkembangan dan pengetahuan tentang iman katolik
dan agar umat di paroki bisa menjadi pewarta injil dalam kehidupan sehari-hari.
Maka usulan tersebut pun diajukan kepada Romo Felix S, SSCC, yang saat itu sebagai
moderator PDKK St. Maria dan juga kepada Romo Bratakartana, SJ selaku pastur
kepala dan usulan tersebut diterima sehingga pelaksanaan KEP dapat berlangsung
sampai sekarang ini.
Saat ini beliau masih aktif sebagai Pamong Sabda di
lingkungan tempat tinggalnya dan juga masih tetap terlibat di PDKK St. Maria.
Semua kegiatan tersebut dilakukan dengan penuh ketulusan dan keikhlasan untuk
berbagi dengan sesama. Bahkan banyak pengalaman berharga yang beliau dapatkan
selama pelayanannya di gereja, diantaranya bertemu dan berteman dengan banyak
orang yang memiliki berbagai macam karakter, dapat bertukar ide dan pikiran
dengan umat yang lainnya dan yang tak ketinggalan beliau dapat mengetahui
sejarah organisasi-organisasi yang telah ada di gereja Santa Maria. Di balik
semua pelayanannya ada kendala yang beliau hadapi saat betugas sebagai hamba
Tuhan yaitu beliau sesungguhnya kurang rendah hati dan cepat puas diri bahkan
beliau merasa kurangnya pengetahuan sebagai umat yang melayani tentang tugas
perutusan sebagai murid Kristus dan kurang mengerti arti pelayanan
sesungguhnya. Tak lepas dari itu semua dukungan dari keluarga, terutama sang
istri tercinta merupakan faktor terbesar yang mempengaruhi pelayanannya sebagai
hamba Tuhan.
Untuk kedepannya Pak Iskandar berharap agar dengan
berjalannya waktu, gereja semakin mau memperbaharui diri, baik para hamba Tuhan
maupun pengurus-pengurus gereja, memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan
iman umat paroki dan gereja. Beliau juga mengharapkan adanya kegiatan-kegiatan
kaderisasi pengurus-pengurus gereja. (VR)
Data Pribadi :
Nama
Lengkap :
Liberius Iskandar
Tempat/tgl_lahir : Palembang, 31 Desember 1965
Alamat : Jl.
Pulau Dewa IV Blok Q4 No.17 Modernland Tangerang
Pekerjaan : Wiraswasta
Aktivitas
di gereja : Pamong
Sabda
Hobby : Tenis,
Pimpong dan membaca buku
Anak
ke berapa dari berap bersaudara : bungsu dari 9 bersaudara
Nama
Istri :
Thio Wie Tjen
Nama
anak : 1.
William
2. Christya
3. Samuel
4. Peter
Riwayat
pendidikan : Sekolah
Menengah Atas (SMA)



