Who's New

martinus sara
alexandra
Dyah Hana
jouneth
pink
Giovani Asri
bikambon
pie
hasiani
uchak
docika
joyomaru

Pernikahan Beda Agama di Gereja Katholik

44 replies [Last post]
harman susanto
does not have a status.
harman susanto's picture
User offline. Last seen 38 weeks 3 days ago. Offline
Joined: 2007-04-18
Posts: 2

Sore mo, saya ingin bertanya sebenarnya digereja katholik terutama di santa maria tangerang, memperbolehkan pernikahan beda agama ga? Prianya katholik dan wanitanya buddha, bisa ga pria dan wanita itu menikah di gereja tetapi dengan si wanita tetap buddha, malahan saya denger kalau si pria tdk boleh menerima komuni SELAMANYA. Tapi bukannya ada DISPENSASI ??? Mohon petunjuknya,bagi kawan2 yg membantu memberi saran, thnks,...

ga penting

<!--Session data-->

 
edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 5 weeks 2 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
Nikah Beda Agama

Sdr Harman, dalam Gereja Katolik, pernikahan beda agama (misalnya Katolik dengan Budha seperti yang kamu contohkan) merupakan halangan karena mestinya orang katolik ya menikah dengan orang katolik sehingga hidup perkawinannya mewujudkan sakramen yang menjadi tanda dan sarana keselamatan satu sama lain. Namun demikian, Gereja Katolik memberikan kemurahan hati berupa dispensasi/ijin menikah beda agama yang dapat diminta dengan bantuan pastor paroki kepada uskup atau pejabat yang mewakilinya, dan dispensasi akan diberikan kalau syarat-syarat tertentu dipenuhi yaitu pihak katolik berjanji untuk tidak membahayakan iman katoliknya, berjanji untuk mendidik dan membina anak-anaknya secara katolik, dan janji itu diketahui oleh pihak tidak katolik. Untuk terpenuhi dan  syarat-syarat itu dan terpenuhinya di kemudian hari, diharapkan bahwa pasangan tidak katolik bukanlah orang yang fanatik. Dispensasi itu diajukan ke keuskupan setelah pasangan mengikuti kursus perkawinan dan kemudian mengadakan proses penyelidikan menurut hukum Gereja Katolik bersama pastor paroki. Perkawinan beda agama dapat dilakukan di Gereja Katolik bila segala persyaratan, termasuk dispensasi, sudah dipenuhi. Pernikahan yang diproses dengan mengikuti prosedur dan tatacara Katolik ini adalah pernikahan yang syah menurut Gereja dan Negara. Oleh karena itu, pihak katolik tidak dapat dianggap melanggar hukum Gereja Katolik, sehingga orang katolik yang menikah dengan prosedur dan tatacara ini tetap boleh menerima komuni sejauh tidak melakukan dosa berat. Perkawinan ini bukan sakramen, tetapi pemberkatan saja. Orang katolik tetap katolik sungguh, orang budhis tetap budhis (bahkan untuk menjadi katolik sukarela pun tetap harus melalui proses katekumen/ calon baptis selama kurang lebih setahun!!). Gereja Katolik amat menghargai kebebasan batin seseorang, tidak boleh orang dipaksa pindah agama. Proses dengan kebebasan batin seperti ini tidak selalu anda dapatkan di agama lain (kalau nikah di KUA, biasanya orang harus jadi islam. Atau di banyak gereja protestan orang pindah jadi protestan).

Lain halnya jika orang katolik nekat menikah beda agama (misalnya budha) di kuil, walaupun tahu bahwa ini merupakan sesuatu yang tidak diperkenankan oleh Gereja, dan sama sekali tidak melakukan proses menurut Gereja Katolik. Orang seperti itu tidak peduli dengan Gereja, artinya tidak menyatu dengan Gereja (menyatu=communio/komuni) sehingga otomatis dia tidak boleh menerima komuni. Kalau dia menerima komuni, artinya dia tidak menghargai Gereja yang mengharapkan orang yang menyatu dengan Gereja mestinya juga menghargai Gereja, menghargai anggota-anggotanya yang adalah saudaranya seiman. Namun demikian, halangan menerima komuni ini bisa dihapus kalau orang katolik itu menyesali perbuatannya dan bertobat dengan cara segera mengurus pemberesan perkawinan menurut tatacara katolik dan kemudian mengaku dosa atau menerima sakramen pendamaian.

Semoga ini membantu menjawab pertanyaanmu. 

Vincentius Deodatus
does not have a status.
Vincentius Deodatus's picture
User offline. Last seen 1 week 3 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2008-05-09
Posts: 178
tanya Juga Romo Edi

Dalam tulisan Romo disebutkan bahwa Orang Katolik yang menikah di kuil atau KUA, tdk boleh menerima Komuni. Tapi kalo Orang katolik menikah di KUA, trus minggu berikutnya melakukan pemberkatan juga di Gereja itu  memang bisa kayak gitu caranya Romo? ada dispensasinya juga kalo kasusnya seperti itu, Mohon dijawab. Terimakasih...

Best Regards, Vincentius Deodatus Link Yohanes Pembaptis Wilayah Yohanes

Best Regards, Vincentius Deodatus Link Yohanes Pembaptis Wilayah Yohanes

 
edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 5 weeks 2 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
Perlu Waktu

Sdr Vincent, orang yang menikah di KUA pasti TIDAK BISA terus pemberkatan di Gereja minggu berikutnya. Karena apa? Orang itu perlu bertobat dahulu dengan mengaku dosa dan mengurus proses perkawinan sesuai hukum Gereja Katolik, termasuk mengurus dispensasi oleh pihak keuskupan. Dispensasi itu membutuhkan waktu sekitar satu bulan, sejak dikirimkan sampai dijawab oleh pihak keuskupan. Jadi butuh waktu lebih dari satu minggu. Setelah dispensasi turun, baru diurus pembaruan janji perkawinan menurut tata cara Katolik. Kalau sudah menerima sakramen pengampunan dosa dan pembaruan janji perkawinan secara katolik, orang baru boleh menerima komuni.

dnathalia
does not have a status.
dnathalia's picture
User offline. Last seen 1 year 25 weeks ago. Offline
Joined: 2007-04-27
Posts: 1
kalo ternyata ada???

Romo Edi, kalo mialnya yg seperti saudara deodatus blg itu ada org katolik yg melakukan pernikahan di KUA kemudian minggu berikutnya di gereja katolik gimana mo?? karena aku pernah denger ada yg seperti itu.

Kenapa pastor yg memberkatinya mau ya mo?? apa ada sangsinya or gimana??

Makasih mo...

 

edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 5 weeks 2 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
Kemungkinan

Nathalia, kasus yang diajukan vincent tidak begitu jelas, siapa yang islam. Kalau yang islam itu cowok, biasanya gak bisa diwakilkan, dia harus mengucapkan sahadat islam sebagai prasyarat untuk menjadi orang islam. Kalau yang cewek islam, biasanya tidak punya hak suara sehingga walinya lah yang mewakilinya. Dengan demikian, yang cewek tidak secara eksplisit menjadi orang islam. Namun entah yang mana yang islam, Gereja melarang pernikahan dua kali di KUA dan di Gereja sebagaimana dikatakan dalam hukum Gereja Katolik. Pastor harus mengemukakan hal ini kalau menghadapi pasangan campur beda agama. Namun pastor juga tidak bisa memaksa orang bertindak dengan kebebasannya, termasuk berbuat dosa atau mempermainkan agama atau pernikahan, bukan? Jadi ada kemungkinan bahwa pasangan itu nekad menikah di KUA ketika pernikahan Gereja Katolik dengan dispensasi sedang diproses, tanpa bilang kepada pastornya. Sangsinya ya tidak komuni untuk orang seperti ini, sampai dia melakukan pertobatan.

sighasus
does not have a status.
sighasus's picture
User offline. Last seen 51 weeks 1 day ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2008-10-27
Posts: 8
Sah dan tidak sah

Romo, saya mau bertanya tentang pernikahan bedha agama. Menurut Romo, jika pihak wanita bergama non Katolik dan pemberkatan pernikahan berlangsung di Gereja (yang pihak lelaki Katolik). Apakah dari segi Agama (secara umum), pihak wanita juga dinyatakan sah?

edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 5 weeks 2 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
Sah

Sdr Sighasus, perkawinan adalah kesepakatan merdeka dari dua pihak, sehingga kalau perkawinan dinyatakan sah oleh pejabat Gereja maupun negara (setelah seluruh persyaratannya terpenuhi bagi keabsahannya), maka baik pihak laki-laki maupun pihak perrempuan juga dinyatakan sah.

Selama ini yang berlaku dalam  perkawinan campur adalah saya menikahkan di dalam Gereja, saya menyatakan sah, memberikan sertifikat pernikahan, kemudian pernikahan dalam Gereja yang sah ini dicatatkan dalam Buku Catatan Sipil bersama petugas catatan sipil.

sighasus
does not have a status.
sighasus's picture
User offline. Last seen 51 weeks 1 day ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2008-10-27
Posts: 8
kursus pernikahan

Terimakasih jawaban sebelumnya Romo, untuk kursus pranikah pasangan katolik dan non katolik apakah harus keduanya atau cuma salah satu (pihak katolik) saja?. Kemudian jika pihak dari keluarga non katolik menyetujui pernikahan di gereja namun mereka tidak mau menjadi wali (dengan alasan tidak nyaman atau apa), apakah bisa diwalikan? dan yang menjadi wali adalah dari pihak keluarga katolik, pihak keluarga non katolik atau siapa saja boleh?

 

salam,

Valens Hascaryo

edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 5 weeks 2 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
Kursus dan Wali

Sdr Valens Harscaryo yang baik, Gereja Katolik menghendaki perkawinan yang disiapkan sungguh-sungguh, sehingga kursus perkawinan dituntut untuk diikuti oleh kedua orang yang mau menikah, baik katolik maupun non-katolik.

Perkawinan sah kalau dihadiri dua saksi, seorang imam, dan sepasang orang yang menikah. Tidak harus ada orang tua atau wali, karena ini tindakan hukum dari dua subyek hukum yang sudah dewasa. Tetapi akan lebih layak kalau ada orang tua atau yang menjadi walinya. Jadi kalau orang tua tidak mau datang, tidak apa-apa. Bisa diwakili paman dan tante atau bahkan kakak tertuanya, atau siapa yang dituakan oleh orang yang menikah dan dianggap mewakili orang tua atau yang berperan sungguh sebagai orang tua selama hidupnya (bisa jadi bahkan orang tua angkat atau bapak ibu kost nya).

sighasus
does not have a status.
sighasus's picture
User offline. Last seen 51 weeks 1 day ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2008-10-27
Posts: 8
Prosesi pernikahan

Romo, untuk pemberkatan perkawinan beda agama (katolik & non) prosesinya apakah sama persis dengan sakramen perkawinan pasangan seagama (katolik & katolik)?

Sebelum pemberkatan perkawinan apa yang harus dipersiapkan? Kursus atau surat-surat mungkin.

Kemudian kira-kira kesulitan apa yang biasanya dihadapi untuk kedepannya dengan adanya perbedaan ini ya Romo?

Maaf, pertanyaannya rombongan, terimakasih sebelumnya.

ujes
does not have a status.
ujes's picture
User offline. Last seen 36 weeks 5 days ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2008-08-12
Posts: 4
kursus perkawinan

hii moo,

mau tanya kalu untuk jadwal kursus perkawinan adanya kapan lagi yach mo, terus kalo mau daftar u pemberkatan perkawinan memberitahukan ke romo berapa lama sebelumnya karena kan takutnya jadwalnya bentrok...

makasih ya mo...GBU^_^

Regards,

ujes
^_^

edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 5 weeks 2 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
Untuk Sighasius

1. Prosesi pemberkatan perkawinan beda agama dan sakramen perkawinan sama, isi janjinya yang berbeda

2.  Benar, semua pasangan yang akan menikah harus menjalani kursus perkawinan dan memenuhi syarat-syarat. Kalau anda umat st Maria, anda bisa mengambil brosur nya di sekretariat paroki tentang apa saja dan surat apa saja yang harus disiapkan.

3. Kesulitan yang nyata adalah mengenai pengasuhan anak yang dalam keluarga seperti dinakhodai oleh dua nahkoda. Orang katolik harus mendidik anak secara katolik, sementara pasangan nya tidak katolik. Ini kesulitan pertama. Kesulitan lainnya adalah pandangan hidup yang amat berbeda, kalau mau setia dengan agama masing-masing. Pandangan hidup yang diimani itu perlu dilaksanakan, tetapi tidak dapat sepenuhnya karena akan berbenturan dengan perbedaan iman. Ini dapat menjadi sumber percekcokan, pertengkaran, bahkan perceraian. Bicarakanlah secara jujur perbedaan itu sebelum menikah, bagaimana masalah-masalah yang mungkin muncul diselesaikan. Sebaiknya jangan menunggu masalah muncul di kemudian hari, ketika kita sudah tahu masalah itu pasti muncul.

edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 5 weeks 2 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
Untuk Ujes

1. Jadwal Kursus perkawinan di st maria tahun ini adalah tanggal 21 dan 22 November 2008. Jumat mulai jam 17.00 sampai 21.00 kemudian dilanjutkan hari Sabtu jam 08.00 sampai 17.00

2. Ikut lah kursus dan menghadaplah ke Romo Paroki atau Romo Moderator Wilayahmu kurang lebih 3 bulan sebelum hari pernikahan sehingga tersedia waktu cukup jika ada masalah-masalah yang harus diselesaikan menjelang perkawinan seperti minta dispensasi atau ijin ke keuskupan, pengumuman tiga minggu di Gereja, pengurusan surat-surat dll.

ujes
does not have a status.
ujes's picture
User offline. Last seen 36 weeks 5 days ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2008-08-12
Posts: 4
Pemberkatan di Paroki lain

Dear Romo edi,

sebelumnya maksih yach mo udah di jawab pertanyaan saya yang sebelumnya, saya ada pertanyaan lagi nich kalau misalnya saya mengikuti kursus perkawinan di Paroki Santa Maria tetapi untuk pemberkatannya di Paroki lain apakah it bisa mo?dikarenakan misalkan untuk acara resepsi dan bridal vendornya kt menggunakan yang di jakarta supaya untuk bisa mengefisiensi waktu dan apa yang harus kt persiapakan apabila pemberkatan di paroki lain? apakah prosedurnya sama tau berbeda? oh yach sbg informasi kalau saya dan pasangan saya beda agama (saya katholik dan pasangan saya Buddhis)

Thanks a lot yach mo udah mau meluangkan waktu untuk membalas pertanyaan2 dari kita2..GBU

 

Regards,

ujes
^_^

sighasus
does not have a status.
sighasus's picture
User offline. Last seen 51 weeks 1 day ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2008-10-27
Posts: 8
catatan sipil

Terimakasih banget buat jawaban sebelumnya. Menurut pengalaman Romo selama ini, pencatatan sipilnya bagaimana Romo?. Apakah dari pihak mereka mau mencatatkan jika pernikahan ternyata beda agama?.

 

Salam,

Valens Hascaryo

edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 5 weeks 2 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
Tempat Nikah Beda

Sdri Ujes yang baik,

Tempat kursus dan tempat nikah berbeda paroki diperbolehkan. Kursus di Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) diakui di paroki manapun.

Prosedur dan apa yang harus disiapkan di paroki manapun di KAJ pada umumnya sama. Untuk memperjelas, sebaiknya ditanyakan pada sekretariat paroki yang terkait, jika memang ada hal-hal khusus yang perlu disiapkan. Hubungilah romo paroki/moderatormu sedini mungkin agar semakin bisa mempersiapkan diri lebih baik dengan waktu yang mencukupi, tidak terlalu mepet.

Selamat menyiapkan perkawinan.

edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 5 weeks 2 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
Soal Cttn Sipil

Sdr. Valens yang baik, selama saya di Tangerang ini, tidak ada masalah dengan catatan sipilnya. Semoga ini berlangsung terus, karena dengan cara inilah kita menghormati masing-masing orang sesuai dengan hak-hak asasinya.

ujes
does not have a status.
ujes's picture
User offline. Last seen 36 weeks 5 days ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2008-08-12
Posts: 4
thanks a lot

dear romo edi,

makasih yach mo u/ penjelasan2nya...untuk sementara cukup tp kalo ad yg kurang n perlu di tanyakan lagi boleh donk...jan bosen2 yach mo....GBU

 

 

Regards,

ujes
^_^

sighasus
does not have a status.
sighasus's picture
User offline. Last seen 51 weeks 1 day ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2008-10-27
Posts: 8
Ucapan janji

Romo, apakah Romo mempunyai contoh buku misa untuk pemberkatan pernikahan beda agama? saya ingin tahu isi perjanjian/sumpah yang harus diucapkan untuk pasangan yang non Katolik.

Seandainya di dalam perjanjian/sumpah ada kalimat yang harus diucapkan oleh kedua belah pihak apakah perjanjian/sumpah itu juga mengikat yang no Katolik Romo? mengingat ini adalah pemberkatan pernikahan, bukan Sakramen pernikahan. Terimakasih banyak sebelumnya.

Salam,

Valens Hascaryo

gertrudish
does not have a status.
gertrudish's picture
User offline. Last seen 51 weeks 1 day ago. Offline
Joined: 2009-03-17
Posts: 1
help

mo, tolong.....

Saya katolik n skrang lagi pacaran ma anak islam. rencananya kita mo nikah secara islam n katolik. boleh kan? klo ngurus pernikahan campur tu gmna? susah g?

sighasus
does not have a status.
sighasus's picture
User offline. Last seen 51 weeks 1 day ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2008-10-27
Posts: 8
nikah campur...

Halo... sekedar mau sharing, kebetulan aku punya pengalaman sama. Secara katolik engga masalah pernikahan bedha, seperti yang pernah diulas Romo pada pembahasan sebelumnya. Cuma nanti yang terikat sumpah cuma yang katolik aja dalam pemberkatan pernikahannya nanti (bukan sakramen pernikahan), jadi kalau (seandainya) pihak non katolik, pihak katolik masih terikat sumpah itu dan engga bisa nikah lagi.

Kalau dipandang dari segi Islam, ada sebuah buku bagus yang terbit tahun lalu, di Gramedia banyak, judulnya "Kado Cinta bagi pasangan beda agama" ditulis oleh Mohammad Monib dan Ahmad Nurcholis. Buku ini membahas tentang seluk beluk pernikahan Islam dan non Islam baik tata cara maupun sah atau tidak sahnya dipandang dari segi Islam. Isinya bagus banget sih, pemikiran  yang diulas terbuka sekali.

Semoga lancar, kalau ada salah penjelasan silahken yang lain untuk mengkoreksi.

SaLly
does not have a status.
SaLly's picture
User offline. Last seen 51 weeks 1 day ago. Offline
Joined: 2009-02-21
Posts: 1
Ga boleh nikah dua kali?

Jadi romo, kalo yang cowok budha dan cewek katolik, kita ga boleh nikah di kuil dan dapet pemberkatan (bukan sakramen) dr gereja yah?

pathy
does not have a status.
pathy's picture
User offline. Last seen 49 weeks 5 days ago. Offline
Joined: 2009-03-27
Posts: 1
Pernikahan Dua kali di Dua Agama

Romo, saya mau sharing sekalian tanya.

Saya sekarang lagi pacaran sama anak muslim, rencana tahun depan menikah. Kita berdua ngga mempermasalahkan soal agama, yang membingungkan, Cowok saya nantinya mau menikah secara sah agamanya dan saya juga mau menikah sah secara agama saya. Maka dari itu kami berencana menikah 2x, yaitu secara muslim dan secara katolik.  kalo yang seperti itu bagaimana Romo? apakah bisa? lalu kalo bisa lebih baik yang mana yang didahulukan, menikah secara muslim ato secara katolik? karena dari penjelasan Romo sebelumnya, kalo menikah KUA, kemudian kita melalukan pengakuan dosa dan mengurus pernikahan secara katolik maka kita tetap bisa menerima komuni. berarti menikah KUA dulu baru mengurus secara katolik. bener ya mo?

sepertinya masalah saya sama dengan gertrudish ya...............
sedikit bingung ini, enaknya bagaimana ya mo??

sutrisno
does not have a status.
sutrisno's picture
User offline. Last seen 44 weeks 2 days ago. Offline
Joined: 2009-05-04
Posts: 1
tanya seputar pernikahan beda agama

Gimana pernikahan secara katoloik tu susah ya? Agama Saya Kristen Protestan dan pacar saya katolik gimana Romo bisa dibantu cara n solusinya? saya siap ikut gereja Katolik dan aturan katolik dengan catatan tidak melenceng dari ajaran Yesus Kristus. Karena menurut saya kalo masih dalam 1 Alkitab yang digunakan ya sama aja. Terima kasih minta solusinya.

ribew
does not have a status.
ribew's picture
User offline. Last seen 1 day 13 hours ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2006-12-14
Posts: 194
@ Mas Sutrisno...

Sebenarnya Banyak perbedaan fundamental dari ajaran Katolik dan Protestan, karena Esensi imannya beda meski menyembah Yesus yang sama. Kalau kamu menanyakan iman Katolik melenceng dari ajaran Yesus, tentu saja jawabannya adalah 100% tidak melenceng karena semua yang ada di gereja katolik adalah warisan dari para Rasul yang notabene hidup besama Yesus dan mewarisi ajaranNya, baik tertulis maupun tidak tertulis(Tradisi). Sehingga  untuk memahami ajaran Katolik dengan baik, harus bener2 mempelajari dengan sungguh-sunguh, baik dari katekismus maupun ajran2 bapa Gereja. Selain itu adalah dengan mengikuti katekisasi untuk bisa dipabtis menjadi Ketolik. Prosesnya 1 tahun, atau bisa dipercepat bila ada dispensasi. 

Tapi bukan soal bila benar salah,penikahan beda agama dalam agama katolik bisa mendapatkan dispensasi bila kedua pasangan ingin tetap pada iman masing-masing. hanya saja ada bebarapa syarat yang perlu dipenuhi oleh pasagan yang beragama non katolik, diantaranya harus imam (Romo) yang memberkati penikahan itu meskipun ada pendeta yang ikut dalam pemberkatan itu.

Juga, seorang non Katolik juga harus bisa menjaga iman Katolik sang pasangan agar tidak murtad dan membesarkan anak2 dalam iman Katolik sampai si anak cukup dewasa untuk memutuskan imannya sendiri.

 

Selanjutnya kamu bisa membca sticky yang dah dibuat oleh admin, karena Romo Edi sudah banyak menulsi tentang ini.

 

Selamat membaca.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Aku tahu Engkau sangat mencintaiku, dan itu membuat aku selalu jatuh cinta berulang-ulang setiap ingat Kamu....[riq,2008]

bimasena
does not have a status.
bimasena's picture
User offline. Last seen 34 weeks 22 hours ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2009-04-14
Posts: 2
Nikah Beda Agama - Apakah sah secara Negara....???

Romo, ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan mengenai pernikahan beda agama:

Saya Katolik sedangkan calon istri saya muslim dan kita berdua hendak menikah bukan karena terpaksa (hamil atau paksaan orang lain) namun ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan kita berdua untuk menikah dengan tetap berharap semua pihak bisa menerima pernikahan ini. Calon saya sudah bisa menerima pernikahan di gereja dan saat ini kita akan mengikuti kursus pernikahan di gereja Surabaya. Namun karena di instansi tempat kerja calon saya sangat fanatik terhadap agamanya, calon saya menginginkan nantinya dapat menikah secara Islam juga dan akta pernikahan yang disampaikan adalah Buku Nikah KUA. Hal-hal yang saya tanyakan:

1. Pada kasus pertama: Jika Pernikahan secara Katolik dulu kemudian secara Islam

a. Apakah pernikahan katolik menjadi sah?? dan jika itu tidak sah apa yang harus saya lakukan??

b. Dan jika kedua pernikahan tersebut didaftarkan/disahkan secara Negara, apakah bisa dan sah??

2. Pada kasus kedua: jika Pernikahan secara Islam kemudian secara Katolik

a. Apakah itu bisa dilakukan??

b. Apakah itu bisa dilegalkan secara negara di catatan sipil???

3. Kesimpulannya apakah kita berdua bisa menikah sah kedua-duannya menurut agama kita masing-masing dan apakah kita juga bisa melegalkan pernikahan itu kedua-duanya ke negara secara sah dan menerima bukti nikah menurut agama masing-masing???

Terima kasih romo atas sarannya...

 

edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 5 weeks 2 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
unt bimasena

1. Pada kasus pertama, berarti anda murtad atau "pindah agama islam" karena dalam perkawinan islam anda mengucapkan sahadat islam.

a. perkawinan katolik adalah sah, perkawinan kedua tidak sah. Demikianlah di mata hukum Gereja Katolik yang kamu peluk dan cintai.

b. Pernikahan itu sah menurut negara.

 

2. Pada kasus kedua, berarti anda murtad lebih dahulu, berdosa sehingga kalau mau menikah secara katolik harus melakukan langkah-langkah pertobatan: mengaku dosa dan meminta bantuan imam parokimu untuk membereskan perkawinan islam yang tidak sah di mata Gereja Katolik yang kamu peluk dan cintai.

a. karena dosa, maka walau bisa dilakukan oleh orang tapi tidak pernah dianjurkan.

b. kalau sudah dilaksanakan, bisa dibereskan seperti dalam keterangan no 2 ini, baru kemudian dilakukan catatan sipil.

 

3. Kesimpulannya: hanya pernikahan menurut hukum Gereja Katolik yang sah (walau beda agama) sekali saja di Gereja Katolik, dan bisa langsung sah serta dicatatkan di catatan sipil. Masing-masing orang tetap dengan agamanya masing-masing, walau pernikahannya sekali di Gereja dan sah menurut Gereja maupun negara, serta dapat dicatatkan di catatan sipil.

bimasena
does not have a status.
bimasena's picture
User offline. Last seen 34 weeks 22 hours ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2009-04-14
Posts: 2
Sungguh Pilihan yang sulit.....

Terima Kasih Romo atas jawabannya....

Sungguh itu membuat saya bimbang....apakah mencintai seseorang harus melihat agamanya terlebih dahulu, apakah  nilai seseorang (manusia) dimata Tuhan hanya dilihat dari kesetiaannya pada agamanya????

Bukankan Tuhan menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam karena kasihnya pada manusia, apakah Tuhan menciptakan Hawa melihat agama Adam terlebih dahulu???

Mana yang lebih utama manusia atau agama??? Jika manusia tidak pernah diciptakan Tuhan apakah agama menjadi ada??? Dan bukankah manusia ada karena Tuhan yang menciptakannya, apakah Tuhan menciptakan agama??? Lalu siapa yang menciptakan agama??? Apakah Yesus meminta secara khusus kepada kita (umat kristiani) untuk masuk agama Kristen??? Bukankah Yesus mengatakan jika engkau ingin selamat maka ikutlah "Aku". Apakah Aku yang dimaksud adalah agama Kristen??? Jika demikian Yesus hanya milik agama Kristen saja.

Bukankan gereja (persekutuan umat kristiani) ada karena umatnya (manusianya), dan bukankah manusia ada karena Tuhan yang menciptakannya dan bukankah manusia harusnya lebih tunduk dan sujud kepada Tuhannya???

Lalu kenapa saya menjadi murtad jika saya mencintai wanita yang diciptakan Tuhan, apakah Tuhan hanya menginginkan saya memilih wanita yang se-agama dengan saya???

Hal yang selalu membuat saya dan pasangan saya bimbang justru bukan dari kita berdua, namun dari agama, masyarakat dan keluarga....kami selalu berusaha menghargai semuanya, mencintai semuanya....karena kami tahu semua itu juga diatur untuk suatu kebaikan. Kami hanya bisa berharap Tuhan menunjukkan jalan terbaik buat kami.

Terima kasih romo atas jawabannya...saya tidak berupaya mencari jawaban yang sesuai dengan keinginan saya, saya hanya ingin mencari tahu aturannya....dan itu memanglah semua untuk kebaikan.

Amien. Puji Tuhan. Alleluya.

be.pe.ka
does not have a status.
be.pe.ka's picture
User offline. Last seen 6 weeks 18 hours ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2008-02-12
Posts: 221
Betul... memang sulit... gak gampang...

hi Bimasena,

gimana kbrnya? sekedar ingin tukar pikiran klo diijinkan....
sekalian ingin memberikan sedikit tanggapan...

memang berat utk memilih pasangan hidup, itu proses yg gak sebentar dan gak mudah...
saya pun pernah berada dlm posisi yg sama dgn Anda sebelumnya...

mencintai itu seharusnya tidak pandang bulu, tidak pandang agama, namun konteks "mencintai" ini yg perlu diperjelas.. misalnya: mencintai istri orang lain.. bahkan dengan segala cara berusaha utk memiliki.. apakah 'mencintai' macam ini yg Tuhan kehendaki bagi kita? tentu tidak, semua ada batasannya dan sudah diatur dgn jelas lewat "sistem" yg ada di masyarakat, salah satunya agama.

Anda menuliskan "Lalu kenapa saya menjadi murtad jika saya mencintai wanita yang diciptakan Tuhan"
Saya mengerti perasaan Anda, tp coba kalimat tersebut dibaca kembali baik2...
Saya yakin sekali maksud dari romo Edi, murtadnya itu bukan karena Anda mencintai seorang wanita yg diciptakan Tuhan, tetapi murtadnya itu pada saat Anda secara sadar memilih utk menanggalkan agama Anda dan dgn sadar pula memilih agama yg lain...

Perintah Allah yg pertama ada kalimat, ".... dan cintailah Aku melebihi segala sesuatu."
Jika memang kita mencintai Allah yg kita sembah dan kita imani, maka point ini patut direnungkan terlebih dahulu, have we loved Him more than anything? anything... ini memang berat... menjadi pengikut Kristus memang bukan perkara sepele, gak semudah membalikkan telapak tangan.. mo dibaptis saja harus belajar dulu 1 tahun, sedangkan yg lainnya, cukup mengucapkan beberapa baris kalimat saja sudah dianggap 'sahih'.. memang gak gampang masuk Katolik... mo masuk aja susah, apalagi sudah masuk, banyak 'ini-itu'nya...
yakin mo masuk Katolik? kontrasepsi itu haram lho,
yakin mo masuk Katolik? gak bakalan bisa dpt pangkat tinggi lho klo jd PNS...
dan masi banyak lg...
 

"Apakah Yesus meminta secara khusus kepada kita (umat kristiani) untuk masuk agama Kristen??? Bukankah Yesus mengatakan jika engkau ingin selamat maka ikutlah "Aku". Apakah Aku yang dimaksud adalah agama Kristen??? Jika demikian Yesus hanya milik agama Kristen saja. "

Untuk ungkapan hati Anda diatas, saya coba utk memberikan sedikit tanggapan...
Yesus Kristus memang hanya milik agama Kristen saja, tetapi keselamatan yg Dia tawarkan, itu adalah kasih karuniaNya yg diberikan secara cuma2 kepada seluruh umat manusia, apapun agamanya...
Jika kita memang sungguh ingin mengikut Yesus, caranya mudah kok, kita cari saja 'channel' yg menuju kepada Yesus, maka tentunya kita bisa sampai ke Yesus, betul?... nah 'channel' mana yg benar, pastinya 'channel' yg dibuat oleh Yesus sendiri...

Mat 16:18  Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

kita tau bahwa Petrus berarti batu karang, dan sebagaimana terdapat dlm syahadat iman kita, gereja Katolik mewarisi suksesi apostolik, suksesi kepausan, yaitu dari Paus pertama, yaitu Santo Petrus... hanya gereja Katolik yg berada dibawah kepausan Santo Petrus dan diteruskan hingga Paus Benedictus XVI skrg ini... jd hanya 'channel' inilah yg akan mengantar kita kepada Yesus...

Masikah kita sungguh-sungguh mau ikut Yesus? memang banyak syaratnya... banyak hambatan dan tantangannya... Yesus tidak pernah menjanjikan hidup yg enak, gampang, dan mudah kepada para pengikutNya, justru tiap kali Yesus senantiasa berpesan utk bersiap2 menghadapi penderitaan... tp jangan lupa, tiap kali pula Yesus mengingatkan kita bahwa Yesus akan memberikan kita kekuatan utk bisa melalui setiap penderitaan tsb, asalkan kita tetap setia kepadaNya...

Salam damai...
Tuhan memberkati Anda...

 

 

"For my part, I should not believe the gospel except as moved by the authority of the Catholic Church." — St. Augustine (354–430)

 

Nona Manis
does not have a status.
Nona Manis's picture
User offline. Last seen 34 weeks 5 days ago. Offline
Joined: 2009-07-10
Posts: 1
Ikutan Comment & Sharing

Boleh yah ikutan comment, sharing dan nanya..^^v

Iya sich, bener juga yang di bilang sama mas be.pe.ka di atas ini. Tapi mungkin mas nggak berada dalam posisi kami2 si 'pemeran' utama dalam kasus yg sedang di bahas ini. Kebetulan aku juga salah satu 'aktris' dalam kasus ini. Jujur aja aku sempat maju mundur untuk menjalani hubungan beda prinsip ini. Tiap kali aku masuk website Sanmar, lalu aku baca2 artikel2 tentang PERNIKAHAN/PERKAWINAN BEDA AGAMA, hatiku goyah, hatiku gentar, bahkan aku sempat menitikkan airmata. Bukan karena kelilipan waktu baca, tapi aku merasa aku mengalami semua yang di bahas di setiap artikel tersebut. Sampai sekarang aku masih belum menemukan 1 jawaban jitu yang benar2 aku butuhkan dan bisa menjadikan aku kuat menjalani semua. Di satu sisi aku 'terlanjur cinta' kepada pasanganku (dia seorang muslim), tapi di sisi lain aku tidak mungkin menanggalkan iman kepercayaanku terhadap Tuhan. Meskipun aku bukan seorang katolik sejati, dalam artian katolik fanatik, tp aku tetap berusaha untuk setia terhadap iman ku ini. Aku selalu berdoa dan berharap Tuhan berkenan memanggil pasanganku untuk juga mengikuti iman kepercayaan kepada Tuhan Yesus Kristus. Memang BERDOA tanpa BERUSAHA hasilnya NOL BESAR. Tapi aku bingung, apa yang harus aku lakukan supaya dia mau masuk katolik, sementara Romo Edi pernah berkata "kita tidak boleh memaksakan seseorang untuk masuk ke katolik." Jujur saja, aku sering kali mencoba untuk meninggalkan kekasihku, dengan berbagai alasan, dengan berbagai pertimbangan, namun entah mengapa kami tetap saja bisa bersatu kembali, berdamai kembali. Terkadang untuk menghibur hati aku berfikir jika memang Tuhan berkehendak kami berpisah, Ia pasti sudah memisahkan kami dari awal kami mencoba untuk berpisah, tapi kenyataan yang terjadi kami sering kali di persatukan kembali setiap kami mencoba untuk berpisah. Lalu muncul pertanyaan baru dalam hatiku, apa sebenarnya rencana Tuhan terhadap kami..??

Saya pernah membicarakan secara terbuka dengan pasangan saya mengenai hal-hal yang romo Edi katakan sebagai konsekuensi-konsekuensi yang harus di sepakati kedua belah pihak. Pasangan saya kemudian mengatakan bahwa semua agama mengajarkan tentang kebaikan. Selama kita saling menghormati satu sama lain dan selama cinta itu masih ada, percaya dan yakin lah Tuhan pasti memberi jawaban dengan caraNya sendiri. Jujur saja, aku sudah menjalani hubungan selama 4thn lebih, dan dari hatiku yang paling dalam aku sudah enggan untuk memulai lagi hubungan baru dengan pria lain, bukan karena takut tidak laku, tapi aku sudah cape untuk memulai membina hubungan dari awal, memahami karakter orang lain itu sama sulitnya dengan mendaki gunung Himalaya dalam 2jam, sulit sekali. Aku hanya berharap ada suatu mukjizat Tuhan bagiku. Dari semua orang2 terdekatku, hanya dia yang paling sabar menghadapi sifatku yang tak menentu, hanya dia yang mengertiku, aku berbicara ini bukan karena aku sedang 'mabuk cinta' atau apalah istilahnya, tapi hasil dari penelitianku sendiri, hehehe...

Ada 1 hal yang ingin saya tanyakan. Apakah mencintai seorang non-katolik adalah suatu tindakan DOSA ?

Aku berharap romo bisa memberikan jawaban yg benar2 bisa menenangkan hatiku dan lebih mantap untuk melangkah.

Terima kasih sebelumnya untuk kesediaan Romo Edi.

Salam,

GBU

scarlet_m00nlight
does not have a status.
scarlet_m00nlight's picture
User offline. Last seen 34 weeks 1 day ago. Offline
Joined: 2009-07-13
Posts: 1
Dalam Kebingungan

Nona manis... Saya juga mengalami hal yang sama... T.T

Romo mohon bantuannya juga...

Saya mencintai pria muslim... dan saya adalah katolik sejak kecil... Saya sendiri tetap ingin menjadi katolik karena saya yakin dan percaya bahwa kasih Tuhan Yesus selalu menyertai saya dari kecil hingga saya besar... Bukan hanya itu terlalu banyak bukti bahwa Dia lah yang patut disembah sudah hadir di dalam hidup saya... Akan tetapi mengapa dalam masalah perjodohan justru saya dihadapkan pada pilihan yang sulit?!?

Seperti Nona manis... saya juga sudah mengalami banyak pasang surut... putus nyambung... tapi kami selalu dipersatukan kembali... Hidup terasa amat sulit dan tidak ceria lagi karena melihat kondisi sekitar dan lingkungan kami yang tidak menyukai hubungan kami... Amat sakit dan menyesakkan!

Akhir2 ini kami semakin sering membicarakan masalah perkawinan yang kami harapkan dapat terwujud. Tapi mengapa banyak sekali hambatan?!?

Romo... apa yang saya harus jawab ketika dia berkata, "jika menikah secara Katolik, itu belumlah sah secara agama yang ku anut... karena aku belum berjanji dihadapan Allah bahwa aku menikahimu..." Lalu dia juga bertanya "kenapa pernikahan dua orang yang berbeda agama bisa menikah secara katolik, toh pada kenyataannya pada pernikahan itu saya tidak berjanji kepada Allah saya... (karena pandangan dia Yesus dan Allah bagi dia beda romo...)"

Saya seringkali hanya bisa diam karena setiap saya berkata "Tuhan itu satu.." dia akan berkata "jelas berbeda antara yang dia anut dan saya anut..."

Ketika kami bertengkar masalah ini... kembali saya berpikir untuk meninggalkannya... karena semuanya adalah hal yang mustahil sepertinya... tetapi selalu ada saja lingkaran yang membuat kami bertemu dan bersatu kembali...

Romo... saya sudah berdoa romo... Meminta dia ikut mengikut Yesus seperti saya... Dan saya juga berkata dengan terbuka kepada dia kalau saya ingin dia menjadi pengikut Kristus... Dia berkata "saya terbuka... buatlah saya yakin kenapa saya harus mempercayai Yesus sebagai Tuhan... Karena dalam agama yang saya anut, betul Nabi Isa akan datang kembali ke dunia untuk memberitahukan kepada umat manusia bahwa apa yang kita lakukan selama ini menganggap dia Tuhan adalah salah..."

Romo pertanyaan saya adalah bagaimana caranya agar dia percaya kalau Yesus adalah jalan kebenaran dan hidup?!???

Apakah cinta kami "dead end" romo...?!? Apa yang menjadi saran romo untuk saya?!?

Jujur romo... saya sudah tidak bisa berpikir jernih lagi karena hal ini...

Terima kasih sebelumnya yah romo Edi..,

God Bless...

B 1673 MI
does not have a status.
B 1673 MI's picture
User offline. Last seen 30 weeks 15 hours ago. Offline
SanMarUser
Joined: 2008-03-18
Posts: 75
lg2 beda agama

jd bingung n semua bingung....

semua agama ada baik buruknya,betul gak??

semua agama pasti ada sisi EGOISnya masing2,betul gak??

apa harus egois mencari pasangan yg seiman......???n apa harus dipaksakan seiman???

Jadi sekarang harus gmn???

siapa bs kasih solusi??

Thanks...

 

yohanes indra p...
does not have a status.
yohanes indra putanto's picture
User offline. Last seen 25 weeks 1 day ago. Offline
Joined: 2009-09-12
Posts: 1
toloooong saya

Romo sebenarnya saya malu untuk mengatakannya saya dulu Katholik dan istri saya islam tapi saya mau kembali lagi ke Katholik tp tidak diperbolehkan oleh istri saya sedangkan kata Romo Paroki saya bahwa harus dengan persetujuan istri...padahal dulu kami sdh ada kesepakatan bahwa saya boleh masuk Katholik lg tp sekarang saya tidak diizinkan..tp saya mau kembali ke Katholik..saya sdh mengatakan pd istri saya tentang kesepakatan kami dulu tp tetap istri saya tidak menyetujinya...tolooong saya orang berdosa ini Romo

ribew
does not have a status.
ribew's picture
User offline. Last seen 1 day 13 hours ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2006-12-14
Posts: 194
Nikah beda agama gimana nih...??

 

Yah, ini memang bukan perkara gampang ketika kita dalam posisi "aktris dan aktor" seperti yang nona manis katakan.

Gereja Katolik tidak pernah memaksa orang  untuk selalu menuruti aturan Gereja, karena gereja sungguh menghargai free will masing2 individu. Dalam hal ini, setiap keputusan yang akan diambil harus benar2 dipikirkan kembali resikonya. gereja menghargai kebebasan setiap individu dalam memutuskan sesuatu yang berkaitan dengan iman masing2, sehingga apapun yang kalian putuskan dan jalani, merupakan tanggung jawab pribadi.

 

Mungkin kamu-kamu akan berada pada satu keputusan akhir yang finaly akan menuruti kata hati kamu yaitu memilih pasangan kamu dengan menempuh berbagai cara  untuk menikah dengan pasangan kamu. Mungkin pula ada yang memilih murtad dan menggangap toh di agama pasangan saya pun Bapa akan tetap mencintai saya sebagai anakNya.

Namun yang harus kalian pikirkan kembali adalah konsekwensi sirius dimasa yang akan datang ketika pernikahan kalian telah berjalan lama. Pengalaman mengajarkan, saya, juga beberapa teman saya dan mas Yohanes Indra yang sangat rindu kembali ke gereja katolik, merasakan bahwa, apapun yang diucapkan dan diputuskan dalam masa pacaran tidak akan pernah sesuai dengan dengan kenyataan pada akhirnya. mungkin saat kalian mamutuskan menikah dengan pasangan kalian saat ini, kalian membuat perjanjian2 tentang ini dan itu yang berkaitan dengan kelangsungan iman kamu dalam rumah tangga. Namun ingat bahwa sangat sering terjadi sebuah perjanjian pranikah ini tidak pernah seratus persen dipenuhi, ini kenyataanya, kalau toh kamu memilih untuk mengikuti agama pasangan kamu, tentu saja kamu akan kehilangan sepenuhnya hak kamu sebagai seorang katolik.

Nah, yang perlu diphami adalah, romo mewaiki institusi gereja memberikan pemahaman tentang aturan gereja dan apa yang diimani gereja dalam masalah pernikahan.

semua sudah jelas tertulis dalam hukum kanonik dan bisa dibaca dalam berbagai topik pertanyaan seputar pernikahan beda agama di forum sanmar ini. gereja tetap konsisten pada imannya bahwa sebuah pernikahan yang sah dan diakui oleh gereja adalah penikahan yang berkati oleh seorang romo dengan memenuhi persyaratan2 yang dimaksud.  TIdak mungkin ditempatkan pada urutan kedua setelah melangsungkan pernikahan pertama dalam tatacara agama lain karena pada pernikahan pertama kamu sudah murtad(mengucapkan syahadat iman islam).

Juga tidak ada pernikahan dalam tatacara agama lain setelahnya, karena pernikahan yang pertama di gereja katolik adalah sah dimata hukum gereja katolik dan negara. Kalaupun melakukan pernikhan kedua dengan tata cara agama islam misalnya, kamupun jadi murtad karena kamu mengucapkan kalimat syahadat(pengakuan iman kepada Muhamad dan islam = menyangkal Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat).

Maka sebaiknya, sebelum keputusan untuk memilih menikah dengan pasangan kamu yang beda agama,sebaiknya konsultasikan dahulu kepada sorang romo yang berada di paroki kamu. Mungkin jawaban di forum ini kurang memuaskan bagi kalian, sehingga pembicaraan tatap muka dengan romo akan bisa membrikan gambaran dan solusi terbaik bagi hubungan kalian.

 

Salam

 

 

 

 

 

 

<!--Session data-->

 

<!--Session data-->

 

<!--Session data-->

 

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Aku tahu Engkau sangat mencintaiku, dan itu membuat aku selalu jatuh cinta berulang-ulang setiap ingat Kamu....[riq,2008]

Suneo_81
does not have a status.
Suneo_81's picture
User offline. Last seen 11 weeks 5 days ago. Offline
Joined: 2009-12-18
Posts: 1
menikah beda agama

tolong Romo

Saya mohon ampun atas segala kesalahan yang usdah saya lakukan.

Saya katholik dan calon istri saya muslim, kami ingin menikah karena memang kami telah melakukan dosa.

Mohon sarannya Romo jika kami ingin menikah secara katholik apa yg mesti saya lakukan dan apakah bisa dalam waktu dekat kami melangsungkan pernikahan tersebut?

Calon istri saya mau untuk memeluk agama Katholik, tetapi dengan kondisi sekarang ini apakah kami bisa melakukan pemberkatan di Geraja?

terima kasih banyak sebelumnya Romo

 

edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 5 weeks 2 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
untuk Tri Seno Aji

Sdr Tri Seno Aji,

Silahkan datang ke pastor paroki untuk sakramen pengampunan dosa atau sakramen pendamaian, terkait dengan kesalahan atau dosamu.

Saran berikutnya, silahkan ke sekretariat paroki bertanya kapan ada kursus perkawinan, dan kalian mendaftarkan kursus perkawinan, sekaligus menanyakan syarat ikut kursus dan syarat menikah di parokimu. Sekaligus datanglah ke pastor parokimu untuk minta pemberkatan perkawinan di Gereja kalau memang kalian sungguh saling mengasihi, karena itu dasar pokok perkawinan. Pemberkatan perkawinan di Gereja ini tidak mensyaratkan calon istrimu dibaptis. Baptis sebagai ungkapan memeluk agama katolik dapat dilakukan setelah kurang lebih istrimu belajar agama selama setahun. Baptis dapat dilakukan setelah perkawinan dilaksanakan.

selamat berusaha.

freddps75
does not have a status.
freddps75's picture
User offline. Last seen 9 weeks 1 day ago. Offline
Joined: 2010-01-05
Posts: 1
Nikah beda Agama

Dear Romo,

Saya pria katolik, turun temurun katolik. Saya menikah dengan wanita non katolik (islam) di salah satu paroki di KAJ dengan mendapatkan dispensasi dari Uskup Agung Jakarta.

Sebelum menikah, tentunya banyak pergulatan batin, pro dan kontra. Namun setelah melalui berbagai pertimbangan dan pemenuhan persyaratan2 dari Gereja Katolik, kami diberkati oleh pastor disaksikan keluarga saya dan keluarga istri saya. Salah satu alasan keluarga istri saya menyetujui pernikahan kami adalah sifat pernikahan katolik yang monogami dan tidak mengenal perceraian.

Saat ini kami tinggal di lingkungan mayoritas katolik. Istri saya cukup bisa membawa diri dengan lingkungan tempat tinggal kami.

Yang menjadi pertanyaan saya, dalam keseharian kami, sebaiknya saya harus bagaimana sebagai kepala rumah tangga katolik yang memiliki istri non-katolik.

Selama ini saya tidak pernah sekalipun mengajak atau membujuk untuk ikut agama katolik karena saya memahami bahwa agama (iman) merupakan hak asasi setiap manusia. Berbagai konsultasi yang saya dapatkan sebelum menikah juga menekankan hal ini.

Kami menikah kurang dari 5 bulan, so far we are happy. Tapi tantangan ke depan pasti dinamis. Untuk itu doa dan pandangan/saran dari Romo dan saudara2 seiman akan sangat saya hargai.

 

Terimakasih, Tuhan memberkati.

Paskalis (freddps@yahoo.com)

edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 5 weeks 2 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
Untuk Fredrikus Bele

Sdr Fredrikus Bele,

Saran saya beri contoh pada istri dalam tindakan, sikap dan perkataan bahwa iman katolikmu itu memang yang terbaik dan benar sehingga kamu begitu mengasihi iman itu dan karena itu kamu begitu mengasihi istrimu, sehingga kamu tidak mau meninggalkan imanmu dan istrimu.

Saran kedua adalah tidak pernah berhenti untuk berdoa agar suatu saat (entah kapan) kamu bisa memeluk iman yang sama dengan istrimu sehingga kamu dapat berbagi bersama-sama apa yang terbaik dan benar ini dalam meja perjamuan yang sama, perjamuan ekaristi. Benar kamu tidak boleh memaksa dia jadi orang katolik, tetapi sangat boleh kamu berharap dia menjadi orang katolik, bukan? Bukan karena egoisme, tetapi karena ingin semakin menyatu dalam kebaikan dan kebenaran.

Saran ketiga adalah membicarakan dengan istri untuk mengelola sumber daya dalam keluarga, bagaimana dikelola sebaik mungkin dan sebenar mungkin sesuai dengan kehendak Allah yang menitipkan sumber daya itu kepada kalian berdua (ya kekuatan diri kalian, anak kalau nanti punya, uang, kekayaan dsb). Nah, prinsip-prinsip Injil sebagaimaan dicontohkan dalam tindakan, sikap dan perkataan oleh Jesus bisa menjadi acuanmu, tanpa kamu harus mengutip inil ini itu, karena itu sudah menjadi prinsip hidupmu, bukan?

edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 5 weeks 2 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
Untuk Yohanes Indra Putranto

Sdr Indra, kalau memang anda ingin kembali ke katolik, pertama-tama ya datang aja ke Gereja. Ikut mengalami kehadiran Tuhan dengan berkumpul bersama keluargaNya yaitu umat beriman yang bersyukur atas karya keselamatan dalam Jesus Kristus. Alamilah kehadiran Tuhan dengan ikut serta mendengarkan sabda Tuhan yang diperdengarkan dalam ekaristi. Rasakanlah dan nikmatilah betapa baiknya Tuhan melalui hidup anda dan Tuhan yang berkurban. Kamu tidak boleh menerima komuni dahulu. Lakukanlah ini terus menerus, pasti suatu saat istrimu melihat keseriusanmu mencintai Tuhan dan sesamamu (termasuk istrimu), pasti suatu saat istrimu mengijinkan kamu karena kamu tidak main-main, bahkan mungkin istrimu lama-lama menjadi seiman denganmu. Kalau tidak dengan baptisan, setidaknya dengan perbuatannya. Kalau istrimu sudah mengijinkan, romo parokimu pasti mengijinkan, dan kalian dapat membereskan perkawinan kalian dengan dispensasi dari Keuskupan kalau istri sudah bersedia mengijinkan.

be.pe.ka
does not have a status.
be.pe.ka's picture
User offline. Last seen 6 weeks 18 hours ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2008-02-12
Posts: 221
God bless you Rm. Edi

Terima kasih yang sebesar-besarnya atas waktu yang telah diluangkan oleh Rm Edi meskipun secara teritorial sudah bukan penghuni St. Maria lagi, namun kontribusi yang diberikan sangat luar biasa, karena spt bisa dilihat sendiri begitu banyaknya pertanyaan yang dilontarkan oleh umat, namun tidak ada romo yang menjawab, bagaikan anak ayam kehilangan induknya... sekali lagi terima kasih romo Edi...

Semoga Tuhan senantiasa memberkati pelayananmu di ladang yang baru.

 

Peace always,
Be.Pe.Ka

 

 

"For my part, I should not believe the gospel except as moved by the authority of the Catholic Church." — St. Augustine (354–430)

 

Ernawati
does not have a status.
Ernawati's picture
User offline. Last seen 6 weeks 3 days ago. Offline
Joined: 2010-01-21
Posts: 1
Syalom... Romo, ada yg ingin

Syalom... Romo, ada yg ingin sy tanyakan yaitu, apa hukumnya bagi seorang yg tlah menikah kl salah seorang pasangannya murtad ? Berdosakah ?Lalu apa yg hrs dilakukan pasangan tersebut, khususnya bwt pasangan yg tetap memegang teguh Yesus ? Membiarkan saja atau cerai ? Trimakasih. GBU.

nyong
does not have a status.
nyong's picture
User offline. Last seen 2 weeks 4 days ago. Offline
Joined: 2010-02-20
Posts: 1
mohon saran dan bantuan romo

mohon maaf sebelumnya kalo ada kata-kata saya yg salah atau menyinggung perasaan,

Romo yg terhormat sy seorang kristen protestan dan pacar saya katolik,pada awal pacaran kami sudah membahas tentang beda agama,orang tua pacar saya minta spy saya ikut ke katolik,awalnya sy berpikir mereka minta pemberkatan nikahnya di gereja katolik dan sy tidak keberatan karena saya sangat mencintai pacar saya tp akhir2 ini baru sy paham klo sebenarnya org tuanya mau saya pindah agama dan masuk katolik sebelum menikah dgn anaknya.sbenarnya sy tdk keberatan tp bagi saya pindah agama bukan seperti pindah rumah,saat ini sy benar2 blom merasa ada panggilan hati untuk pindah ke agama yang lain dan tdk mau berbuat dosa dgn berpura-pura masuk katolik spy bisa menikah dgn pacar saya,sy berharap semua itu terjadi krn ada panggilan hati,tp sy tetap siap untuk nikah beda agama di gereja katolik spy pacar sy tetap pada keyakinannya dan bisa menerima komuni,klo suatu saat ada panggilan hati untuk memeluk katolik pasti akan sy jalani.sy sudah baca penjelasan romo sebelumnya dan sy siap dgn syarat-syarat nikah beda agama,tp yg menjadi masalah adalah bagaimana menghadapi org tua pacar saya karena org tuanya sedikit fanatik terhadap agama.mohon saran dan bantuan romo bagaimana caranya menjelaskan ke org tua pacar sy.sebelum dan sesudahnya penjelasan dari romo sy ucapkan terima kasih.Tuhan Menberkati.

 

bikambon
does not have a status.
bikambon's picture
User offline. Last seen 1 week 1 day ago. Offline
Joined: 2010-03-01
Posts: 1
jadwal kursus perkawinan tahun 2010

siank romo .(*_*) tolong di beritahukan jadwal kursus pernikahan di tahun 2010 . makasih atas informasinya romo.... GBU 

alexandra
does not have a status.
alexandra's picture
User offline. Last seen 4 days 6 hours ago. Offline
Joined: 2010-03-07
Posts: 1
apa masih bisa diselamatkan?

Dear romo,

senang sekali bisa baca semua permasalahan teman-teman dan tanggapan Romo yang bikin hati adem (plus deg degan). senggaknya saya merasa tidak sendirian.

Walau sudah baca2 tapi saya masih bingung dan berharap Romo bisa bantu

Saya menikah 3 tahun lalu dengan seorang laki-laki muslim. sekarang saya memiliki 2 orang anak (2 tahun serta 2 bulan). saya bersyukur sekali dengan kehadiran anak-anak saya.

Yang membuat saya sedih adalah, saya menikah di KUA dengan menyebutkan 2 kalimat "itu". tapi hati saya selalu Katolik, karena terlalu banyak kebaikanNya yang telah saya terima.

Saya mau karena kami saling sayang (bukan karena hamil atau yg lainnya), dan dia berjanji, kita akan menikah secara katolik juga.Saya memang salah dan sungguh berdosa.Antara nekat dan tidak tahu. Saya pikir sehabis itu, bisa langsung mengurus ke gereja. Bahkan pada saat saya ragu dan hampir mundur, dia meyakinkan saya dengan mengatakan "nggak papa kok, kan nanti aku juga akan ngalamin hal yang sama di gerajamu" dan saya percaya. ugh, bodohnya...

tadinya saya merasa ini memang kehendah Tuhan, karena semua jalannya mulus sampai kami menikah di KUA, proses saya KENAL hingga menikah hanya 3 bulan, dan saya begitu yakin HE'S THE ONE karena sepertinya semua berjalan sendiri tanpa saya banyak berusaha, dari chemistry kami, keluarga dll. dulunya saya pacaran 3 kali semuanya dengan laki-laki muslim, setelah mondar mandir dengan masalah yang sama, saya pikir ini memang cara Tuhan untuk menguatkan iman saya. dan saya sendiri sebenernya nggak ada masalah dengan agama lain. 

semua rencana tentang menghadapi permasalahan beda agama sudah dibicarakan saat kami pacaran, seperti setelah itu menikah di gereja, cara mendidik anak, dll. tapi kami harus menikah di KUA dulu baru mengurus yg lainnya belakangan.

Kami menikah 9 desember 2006. tapi saat saya mau ke gereja di malam natal, dia melarang saya. hancur sekali rasanya. ternyata dia bilang, dia berharap dengan berjalannya waktu saya akan benar2 menjadi muslim. saya benar2 merasa dijebak. hal yang selama ini saya hindari, malah telak telak telah menerkam saya. maaf romo, tapi akrena kejadian itu, saya malah jadi membenci agamanya, walau sebenernya tidak ingin, tapi perasaan ini tidak bisa ditahan.

saya berdoa dan berharap, dengan berjalannya waktu keadaan akan berubah. hingga akhirnya saya hamil anak pertama.saya tetap berdoa secara katolik, dan walaupun jarang saya masih suka ke gereja. pekerjaan saya membuat saya bekerja sabtu dan minggu.

suatu saat saya pikir, lebih baik saya berpisah saja, karena kami menikah atas dasar yang tidak seperti yang saya bayangkan, saya merasa ditipu.tapi saat saya hendak mengutarakan maksud untuk berpisah, saya ternyata hamil anak ke 2. saya pikir, mungkin ini cara Tuhan untuk bilang "jangan berpisah". karena sebetulnya, walau menikahnya di KUA, saya ingin dan saya anggap pernikahan ini adalah yang pertama dan terakhir.

tapi saya ingin keluar dari keadaan ini romo. selama ini saya takut bertanya, karena takut di hakimi, dimarahi atau dicerca. saya tau saya salah, tapi apa kesalahan saya ini masih bisa diperbaiki? apa yang saya bisa lakukan?

sekarang suami sudah mengizinkan saya ke gereja, bahkan kadang suka mengantar. natal tahun lalu dia menemani saya ke gereja.tapi saat saya bertanya, menagih lagi janjinya akan pemberkatan, dia bilang "aku pikir nggak usah deh, kan kita udah resmi nikahnya, uah tercatat juga."

Romo, sebelum saya baca situs ini, saya benar2 ingiiin sekali bercerai.tapi, saya yakin, Tuhan sedang melatih saya. mungkin masih ada jalan, masih ada kesempatan saya untuk memperbaiki. dan yang pasti saya makin cinta Dia.

yang saya ingin tanyakan, Romo:

1. Apakah saya masih Katolik? apakah saya harus dipermandikan lagi dan ikut kursus lagi?karena pekerjaan saya menuntut bekerja di hari sabtu dan minggu. apa ada kursus di hari lain?

2.apakah saya masih bisa mendapat pemberkatan di gereja? bagaimana caranya agar saya bisa menikah secara katholik. dan bagaimana dengan surat2nya? apakah akan dicatat di catatan sipil juga? apakah buku nikah KUAnya hangus? saya bingung.

3. Bagaimana dengan anak2 saya? tadinya kami memutuskan untuk membiarkan mereka memilih sendiri, saat mereka dewasa nanti. tapi saat masuk sekolah nanti pelajaran mana yang harus diikuti?

terimakasih banyak Romo...

Setidaknya, saya merasa sedikit lebih kuat, yakin bahwa Ia tidak meninggalkan saya, walaupun saya sudah bandel setengah mati... :)