Bedeng pembangunan Gereja St. Albertus di bekasi dirusak masa
Sat, 12/19/2009 - 18:58
Pengurus Gereja Santo Albertus di dalam Kompleks Harapan Indah Kota Bekasi tetap akan menyelenggarakan misa pada Malam Natal tanggal 24 Desember nanti. Aksi pengrusakan gereja oleh seribuan orang pada Kamis malam tadi tidak mengubah rencana jadwal ibadah di gereja yang masih dalam proses pembangunan itu.
"Kita tetap akan melaksanakan misa Malam Natal. Misa itu sudah kita rencanakan sejak awal," kata Ketua Umum Panitia Pembangunan Gereja Santo Albertus, Kristina Maria Rantetana, Jumat (18/12/2009).Kristina menjelaskan, meski saat ini pembangunan gereja baru mencapai 60 persen sejak dimulai pada Mei 2008, pengurus gereja tetap akan menggelar ibadah perdana pada Malam Natal nanti. "Malam Natal ibadah pertama kita. Setelah itu, ibadah akan terus dilakukan. Tanpa dinding di samping ngga apa-apa. Kita pake bangku plastik seadanya nanti," jelas dia.
Para pengurus gereja serta sekitar 5.000 umat tidak takut aksi pengrusakan akan terulang pada Natal nanti, karena pihak kepolisian telah berjanji akan mengamankan lokasi selama Natal. "Tidak perlu takut. Kepolisian telah berjanji akan mengamankan. Kita percaya lah sama polisi," kata dia.
Polisi Tangkap Satu Pelaku
Pihak kepolisian sudah menangkap seseorang yang diduga sebagai pelaku peristiwa perusakan Gereja Santo Albertus di Kompleks Harapan Indah, Kota Bekasi, Kamis malam tadi sekitar pukul 22.45. Perusakan itu sendiri, menurut saksi mata, dilakukan oleh sekitar 1.000 orang.
"Sementara tertangkap satu orang," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar, melalui pesan singkat (SMS) kepada Kompas.com, Jumat (18/12/2009). Ia menjawab pertanyaan mengenai penanganan kasus perusakan gereja di Bekasi itu.
Boy menjelaskan, orang itu tertangkap tangan mengambil bor listrik yang ada di lingkungan Gereja. Selain satu pelaku itu, ada juga beberapa orang lain yang berusaha mengambil barang-barang yang ada di dalam Gereja, tetapi berhasil melarikan diri."Mereka berusaha mencuri di rumah bedeng (kantor kontraktor bangunan) yang ada di halaman Gereja. (Pelaku) Saat ini sedang di proses pemeriksaan Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Kota Bekasi," jelas Boy.
Ketua Umum Panitia Pembangunan Gereja Santo Albertus Kristina Maria Rantetana menceritakan, kejadian perusakan begitu cepat. Sebelum membakar bangunan Gereja, 1.000-an orang itu terlebih dulu melempari Gereja dengan batu. Akibatnya, bangunan kantor kontraktor, kantor konsultan, dan pos satpam hangus terbakar.dikutip darikompas.com
Thu, 12/24/2009 - 13:20
#2
Have a wonderful Christmas eve...
Semoga Damai Natal memberikan kita kekuatan untuk terus berjalan di dalam terang Kristus....

God bless you all & peace always...




Father, forgive them; they do not know what they are doing...
(Luke 23:34)