Perceraian..
Halo Romo...
Saya mo tanya2 lg neh,...masih boleh kan???
gini mo saya mau tanya jika ada sebuah keluarga yang memliki dua orang anak, dan saat ini hubungan mereka sedang bermasalah yang sgt rumit ..dan mereka memutuskan untuk bercerai..setelah beberapa tahun mereka berusaha untuk mempertahankan pernikahan nya..dan tidak bisa... dan yang mau sy tanyakan :
1.apakah dalam katolik perceraian tersebut direstui mo????
2.dan apabila salah satu dari mereka atapun keduanya ingin menikah lagi apakah di restui juga dalam katolik??
3.trus apakah ada beban mental pada masing2 individu dan anak 2 mereka?
4.apa kah suatu kesalahan bagi mereka yang mau berhubungan dengan mereka yang sudah bercerai??
5.dan apakah pernikahan mereka yang untuk kedua kalinya boleh di lakukan secara katolik atopun dapat di berkati di gereja???
mohon bantuan nya penjelasan dari romo dan mohon sarannya ya mo..
terima kasih banyak..
ida
Saya tidak tahu permasalahan apa yang dihadapi namun dalam hukum pernikahan Gereja Katolik, perceraian tidak diizinkan. Namun untuk kasus-kasus tertentu bisa mendapatkan persetujuan dari Uskup.
Untuk jawaban dari pertanyaan kamu :
1. Tidak
2. Tidak
3. Pasti ada beban mental terhadap anak2. Dan itu harus menjadi pertimbangan yang matang dari kedua belah pihak sebelunm bertindak jauh.
4. Ya, bila keduanya masih terikat pernikahan sah secara katolik maka itu adalah suatu kesalahan.
5. Tidak bisa, selama pernikahan meraka masih tercatat dan diakui oleh gereja.
Pada prinsipnmya geraja tidak akan mengabulkan suatu permohonan perceraian, apalagi yang diterima oleh keduanya adalah sakramen pernikahan dalam janji nikah di depan Saksi dan Tuhan.
Namun perceraian sipil dimungkinkan, apabila keduanya berkeras hati untuk bercerai. Namun meski bercerai secara sipil namun secara hukum gereja mereka masih tetap sah sebagai suami istri sehingga sampai kapanpun tidak akan bisa menikah dengan orang lain lagi di gereja katolik manapun. Pernikahan mungkin bisa terjadi bila salah satunya telah meninggal dunia...
Bercerai sipil sangat tidak disarankan. Ada baiknya segeralah berkonsultasi dengan Pastur untuk meminta konseling atas masalah rumah tangga yang dihadapi.
Namun bila pernikahan mereka merupakan pernikahan campur maka, segeralah tanyakan kepada pastur, untuk dicarikan jalan keluarnya.
Salam.




saran saya sbgai orang awam...
mama & papa saya cerai ketika saya kelas 3 sd..
waktu itu perasaan saya, hancur bngt, saya dan adik2 saya 2 org, ikut mama, dan kehidupan kita berubah, dri tadi nya ada, jadi morat-marit....
akhirnya kelas 6 sd, saya di titip ke panti asuhan, adik2 saya juga... yg pd wkt itu kls 4 dan 3 sd...
saya cuman mw blg, pikirkan dulu matang2 mbak, anak mbak pasti gk mengharapkan itu...
saya yakin Tuhan punya jalan lbh baik dari pada kata 'cerai'...
walaupun saya tahu, ini itu urusan yg complicated bngt...
semangat..^^
JBu..
-mike-