Who's New

Jovay
m3n1ck
doni
antonius eka
vina
huller_bastian
pesonamml
Santoso
oLendo kwok
domingos neves
Erwin S.
Coco

Jenis 2 sumbangan di Gereja San Mar

7 replies [Last post]
Jenny
does not have a status.
Jenny's picture
User offline. Last seen 21 weeks 19 hours ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2007-01-08
Posts: 13

Hi all

Mau nanya aja , jenis2 sumbangan yagn ada di Santa Maria itu apa saja ya?
Kebetulan kalau dibaca di lembaran misa, ada :
1. Sumbangan Gua Maria
2. Sumbangan anak asuh
3. Sumbangan St Gregorius

Ada yang bisa menjelaskan:
1. Ada jenis sumbangan lain selain ke 3 tsb di atas?
2. Setiap jenis sumbangan itu digunakan untuk apa ?
3. Apakah ada semacam laporan pertanggungjawaban tentan penggunaan dana tsb?
misal utk sumbangan anak asuh, siapa saja yang mendapat sumbangan, bersekolah dimana, dll.
4. Jika ada, dimana kita bisa melihat informasi tersebut?

Rgrds
Jen

edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 9 weeks 4 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
Untuk Jenny

Sdri Jenny,menjawab pertanyaan anda:
1. selain sumbangan Gua Maria, Anak Asuh dan untuk Stasi Gregorius, ada sumbangan Gereja St Maria, Sumbangan Orangtua Jompo, Sumbangan Dana Sehat, Sumbangan Yatim Piatu. Bisa jadi nanti ada sumbangan lain kalau ada umat yang ingin memberikan untuk "maksud khusus" misalnya untuk pendirian paroki baru pecahan st Maria.

2. Semua sumbangan itu bersifat sukarela, tidak selalu berdasarkan himbauan khusus, kadang karena maksud baik yang khusus dari orang yang bersangkutan. Setiap Jenis sumbangan itu digunakan untuk membantu kebutuhan khusus sesuai judulnya:
a. Sumbangan Gua Maria: untuk pemeliharaan dan pengembangan gua Maria, untuk penyediaan lilin, hiasan-hiasan dst.
b. Sumbangan anak asuh: untuk kebutuhan anak asuh, dan dana ini dikelola oleh Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi Paroki.
c. Sumbangan St Gregorius: ini membantu pembangunan Gedung Gereja Stasi St Gregorius (sampai sekarang masih membutuhkan dana 600 juta, termasuk untuk pembangunan jalan aman menuju Gereja itu).
d. sumbangan Gereja St Maria: untuk kebutuhan khusus Gereja St Maria yang tidak dipotong untuk keuskupan (khusus untuk Paroki) sehingga kita bisa membayar karyawan dan memenuhi kebutuhan Gereja St Maria. Kolekte yang dikumpulkan tiap minggu itu selalu dibagi dengan Keuskupan, dan semakin banyak kolekte, semakin banyak uang yang diserahkan untuk dikelola keuskupan (sesuai peraturan keuskupan), termasuk sebagai dana solidaritas antar paroki.
e. Sumbangan Orangtua Jompo: dikelola Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi untuk orang jompo.
f. Sumbangan Dana Sehat: dikelola Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi untuk orang miskin yang sakit (entah berobat di klinik paroki yang kita biayai ataupun berobat di klinik Marfati)
g. Sumbangan Yatim Piatu: Diserahkan ke Yatim Piatu yang membutuhkan.

3. Semua sumbangan tadi dikelola secara umum oleh pimpinan Gereja St Maria yang disebut Dewan Paroki yang berisi para romo dan awam yang diangkat oleh uskup agung Jakarta. Oleh karena itu setiap tiga bulan, Dewan Paroki membuat laporan pertanggungjawaban kepada Keuskupan Agung Jakarta. Inilah yang kamu maksud dengan semacam laporan pertanggungjawaban tentang penggunaan dana tersebut. Laporan secara detil (misal utk sumbangan anak asuh, siapa saja yang mendapat sumbangan, bersekolah dimana, dll) dimiliki oleh Seksi-seksi dan diserahkan kepada Dewan Paroki.

4. Jika ada, dimana kita bisa melihat informasi tersebut? Walaupun laporan ini ada, sebagaimana dalam organisasi manapun (saya bekerja selama enam tahun di Lembaga Swadaya Masyarakat dan menerapkan policy yang sama), tidak tersedia untuk umum begitu saja. Orang yang sungguh memiliki kepentingan tanpa merugikan pihak paroki dan orang-orang yang selama ini mendapatkan bantuan dari paroki dapat menghubungi bendahara paroki untuk melihat laporan atau mendapat keterangan itu.

Maklumlah yang namanya data atau laporan dengan mudah dapat disalahmengerti dan dapat disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak berkehendak baik. Dan tentu anda paham bahwa tidak semua orang memiliki kehendak baik. Silahkan Jenny kalau berkehendak baik dan ingin melihat laporan itu menghubungi Bendahara Paroki. Di Kalender St Maria 2008 ada alamat rumah bendahara paroki itu (dan seluruh pengurus Dewan Paroki Harian), kalau tidak bisa bertemu di Gereja. Misalnya anda adalah penyumbang setia sumbangan anak asuh dan ingin melihat kebutuhan real anak asuh dan ingin meningkatkan sumbangan anda, silahkan datang kepada bendahara dewan paroki.
Semoga jawaban ini membantu Jenny.

Jenny
does not have a status.
Jenny's picture
User offline. Last seen 21 weeks 19 hours ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2007-01-08
Posts: 13
Re

Terima kasih banyak Romo atas penjelasannya.
Maklum di paroki saya sebelumnya (St Petrus Paulus) pernah terjadi kasus korupsi oleh umat sendiri.
Jadi diharapkan kasus ini tidak terjadi lagi di paroki lain.
Smoga kewaspadaan terhadap penggunaan dana sumbangan selalu ditingkatkan, biar sekecil apa pun, kalau ada penyimpangan , akan dapat merusak kepwrcayaan umat terhadap gereja.

Rgrds
Jenny

edi
does not have a status.
edi's picture
User offline. Last seen 9 weeks 4 days ago. Offline
SanMarMania
Joined: 2007-04-23
Posts: 201
Jenny lagi

Sdri Jenny,
Dengan latar belakang pengalamanmu, saya bisa mengerti kekhawatiranmu itu. Di lembaga manapun, akan mudah terjadi penyelewengan atau korupsi kalau sistem pengawasannya tidak baik, personelnya tidak baik, atau sistem yang baik tidak dijalankan. Kalau di St Maria, sistem nya bagus sekali (sebagai orang yang berpengalaman di LSM saya bisa menilai ini), sistem dijalankan dengan ketat, dan orang-orang nya juga sungguh dapat dipercaya (salah satu cirinya adalah termasuk merasa nyaman kalau diawasi atau dilakukan pemeriksaan atau audit, karena ini adalah bagian dari sistem keuangan umum).
Pengambilan keputusan penggunaan uang dilakukan secara kolegial oleh Dewan Paroki, bukan hanya dengan keputusan pastor kepala atau ketua seksi tertentu. Semangat team kerja ini amat mengurangi kemungkinan korupsi atau penyalahgunaan. Budaya ini yang semakin digalakkan di Dewan Paroki ini. Dengan budaya ini, kepercayaan umat tidak akan surut.
Ya semoga semakin hari kita memiliki habitus baru budaya baru yang baik

Jenny
does not have a status.
Jenny's picture
User offline. Last seen 21 weeks 19 hours ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2007-01-08
Posts: 13
Thank you Romo :)

Terima kasih banyak atas perhatiannya Romo :).

Syukurlah jika demikian, sumbangan dari umat benar benar efektif dan sampai ke tujuan nya.

Semoga gereja Santa Maria dapat mejadi teladan untuk gereja gereja lainnya.

 

 

 

yohanes tjuandi
does not have a status.
yohanes tjuandi's picture
User offline. Last seen 11 weeks 1 day ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2008-07-19
Posts: 21
God is great

Wah, ternyata masih ada juga kepedulian dari umat yang dalam artian memperhatikan masa depan kepemimpinan di Gereja Katolik, khususnya berkaitan dengan KKN. semoga bersih selalu di hadapan Tuhan dan sesama.

Saya kira masih ada beberapa sumbangan yang masih belum diberikan umat demi kemajuan Gereja Katolik:

1. Sumbangan partisipasi aktif sewaktu ekaristi --> saya mengatakan ini karena katanya Ekaristi adalah perayaan puncak iman kita dimana ada juga mengenang Kristus yang begitu besar pengorbanan-Nya.

2. Sumbangan dari orang muda khususnya untuk mengabdikan menjadi imam/bruder/suster --> ini memang sifatnya tidak dipaksakan tapi seringkali mendengar kata panggilan saja sudah menakutkan bagi orang muda. Kalo dipikir, manusia itukan sifatnya sementara saja hidup di dunia, lalu bagaimana kalo tidak ada yang berminat menjadi imam/suster?

akang_derry
does not have a status.
akang_derry's picture
User offline. Last seen 1 year 8 weeks ago. Offline
SanMarNewbie
Joined: 2007-05-25
Posts: 8
Kantin Jujur

Aye mao usul ame nambahin kalo kaitannya ama sumbang menyumbang.

Gemana kalo Jualan di pojok gereja disekitar "Augustine Building" ditambain ame Kantin Jujur? Aye terinspirasi ama program pemerintah (KPK) dimana jualan kaga pake ditungguin lagi. Mungkin untuk awalnya jualan barang-barang snack, nanti kedepan mungkin bisa aja jualan buku, asesoris/pernak-pernik rohani, (kali aja bisa jualan perhiasan...he..he..he..) Itu khan bisa ningkatin kesadaran umat buat bersikap jujur. Masalah lokasinya sih bisa dimana aja, yang penting masih di lingkungan gereja. Buat gereja mah beli sesuatu pake metode Kantin Jujur gak perlu ada kembalian...lebih juga ga masaallah. Coba dech sama-sama pikirin ide ini....terus lanjutin deh mao diwadahin kemana keq....terserah.....

 

S A M U E L
does not have a status.
S A M U E L's picture
User offline. Last seen 17 weeks 6 days ago. Offline
SanMarHolic
Joined: 2008-01-12
Posts: 331
untuk nyang satu ini ane setuju banget dah..

Satuju akang_derry..!
gw setuju banget sama usul soal Kantin Jujur ini, selain briliant, pengadaan Kantin ini bisa jadi untuk melatih kepribadian kita agar positif. Memang sih pada prakteknya nanti mungkin sulit banget karena memang "udah dari sononya" kebiasaan2 masyarakat kita yang cenderung negatif. Tapi, kalo 'ga dimulai dari sekarang.. kapan lagi??? ga hanya augustine building kali, SanMar building, Monika Building, Gregory Building di Kotabumi yang sekarang keren abiss aja perlu tuh di develop yang kaya beginian..