Dalam kehidupan Gereja Katolik, berdevosi kepada Bunda Maria adalah suatu tradisi suci yang selalu dilakukan oleh umat pada setiap bulan Maria. Seperti biasanya, selama bulan Oktober lalu, Gereja Hati Maria Tak Bernoda dapat kembali mengajak seluruh umat untuk mengikuti Misa Novena Santa Maria yang diadakan pada setiap hari Rabu dan Kamis pukul 19.00. Kegiatan ini dimomotori oleh PDKK Hati Maria Tak Bernoda.
“Semula Romo Kokoh yang mengusulkan untuk mengadakan Misa Novena ini. ketika itu beliau masih sebagai romo moderator kami, lalu beberapa umat ada yang menyampaikan kerinduannya kepada kami tentang Misa Novena dan kami tim kharismatik sebagai salah satu kelompok kategorial di paroki ini, memang ingin bisa berbuat sesuatu yang berguna bagi umat. Maka dari itu, setelah mendapat persetujuan dari Romo Sri, kami pun mulai mempersiapkan Misa Novena Santa Maria ini,” ujar Ibu Jaya selaku koordinator PDKK kepada tim Terang.
Selama kurang lebih 4 bulan, tim PDKK mempersiapkan misa ini. Dalam masapersiapan hingga perayaan Misa tersebut berlangsung, PDKK dibantu oleh beberapa kategorial lain dan melibatkan sebagian kecil umat lingkungan. Perayaan Misa Novena Santa Maria ini selain diikuti oleh umat gerejaHati Maria Tak Bernoda, juga dihadiri pula oleh umat dari paroki tetangga seperti Paroki St. Agustinus, Paroki St. Odilia, Paroki St. Helena dan Paroki St. Monika.
“Maria Sang Penasihat Yang Baik” inilah tema yang diangkat oleh tim PDKK untuk misa novena kali ini. Pemilihan tema tersebut didasari dari keinginan untuk selalu dapat meneladani sosok Bunda Maria baik dari kesetiaannya maupun kerendahan hatiannya. Selama 9 kali berturut-turut, misa ini dipimpin oleh romo dari paroki yang berbeda dan juga dari KAJ. “Kami akui, satu hal yang paling sulit adalah ketika kami harus menghubungi romo - romo tersebut dan membuat janji padahal jadwal mereka sudah sangat padat.Tapi berkat penyertaan dan campur tanganNya, kesulitan ini bisa kami hadapi,” ungkap Ibu Jaya sambil tersenyum.
Misa Novena ini memang sangat disambut baik oleh umat Hati Maria Tak Bernoda, terbukti dari jumlah umat yang hadir. Pada hari ke sembilan, misa ditutup dengan perarakan patung Bunda Maria yang disertai dengan pembakaran ujud – ujud doa. Bagi mereka yang percaya sepenuh hati dan tekun menjalaninya, mujizat Tuhan akan nyata melalui doa novena ini. “Saya mewakili tim PDKK sangat berterimakasih sekali kepada PDKKM, Legio Maria, KPM, Koor Gracia, WK Ranting Antonius, WK Cabang Hati Maria Tak Bernoda, Prodiakon, para Patar & Pusakris, juga beberapa umat lingkungan di paroki yang sangat membantu kelancaran Perayaan Misa Novena Santa Maria ini sehingga dapat terlaksana dengan baik dari awal hingga akhir” katanya melanjutkan.Ia berharap semoga ditahun depan PDKK bisa mengadakannya kembali misa novena St. Maria untuk umat. Sebuah harapan adalah doa, dan dalam namaNya, pengharapan tidak akan sia-sia. Proficiat kepada PDKK Hati Maria Tak Bernoda Tangerang dan semua pihak yang terlibat, Tuhan Memberkati (yds).