pacaran beda agama.
halo romo...
saya mw nanya mo, saya punya pacar yang beragama islam.kita sudah pacaran selama 6 bulan, perbedaan umur kita cukup jauh dia lebih tua dari saya 6 tahun. dari awal pacaran kita sudah sama2 tau klo kita beda agama, saya sudah menerangkan ke dia klo saya seorang katolik pada saat pertama kali dia ke rumah saya, tanggapan dia baek2 ja. dia bilang ga ada masalah sama sekali mengenai agama.
jadi setelah kita pacaran selama 6 bulan, dia berniat untuk meneruskan hub ini ke arah yang lebih serius,dia punya planning untuk menikah dengan saya. hal ini udah sy bicarakan dengan ortu sy dan orang tua saya menyarankan klo emang dia mau masuk katolik orang tua saya setuju, tapi klo dia ga mo masuk katolik lebih baik, diselesaikan saja.
semua itu saya jelaskan ke dia , dia blum kasih sy jawaban ttg agama, sampe pada akhirnya saya menyerah untuk melanjutkan hub ini, karna sy merasa dia juga sudah nyaman dengan agama nya. tapi wkt sy bilang putus ma dia, dia ga bisa terima dia bilang gini dia mau masuk ke katolik. tapi itu ga sekarng...
saya bilang begini, sy ga bisa bertanggung jawab klo dia masuk katolik hanya karna ingin menikah dengan saya..
dan sy tetap dengan keputusan saya untuk putus dari dia..dia masih ga bisa terima dengan keputusan itu. dan dia masih saya berharap untuk bisa kembali rujuk dengan dia,.. saya bingung harus gimana mo...saya ga tw..mohon diberi pencerahan...
terima kasih




Comments
Jadilah Proaktif
Sdri. Ida Royani Sijabat
yang baik,
Terimakasih karena telah
mau berbagi cerita dengan saya. Kamu bisa hidup secara proaktif, berdasarkan
prinsip-prinsip yang baik dan benar, dan menentukan keputusanmu atas dasar
prinsip-prinsip itu. Kalau kamu yakin akan prinsipmu, yakin akan keputusanmu,
maka peganglah keputusanmu, apapun resikonya.
Kamu juga bisa memilih
hidup secara reaktif, yaitu bukan atas dasar prinsip-prinsip hidup yang baik
dan benar, melainkan atas dasar emosi/perasaan terhadap apa yang dikatakan
orang, apa yang diperbuat orang lain (misalnya mantan pacarmu). Kalau kamu
reaktif, maka hidupmu tidak akan berkembang, mudah digoyahkan orang lain yang
mengeluh atau complain kepadamu. Kini mantan pacarmu mengeluh begini, kamu
berubah pikiran, misalnya. Hal ini kemungkinan akan menjadi pegangan bagi
pacarmu untuk menuntut hal-hal lain. Misalnya anakmu jangan dibaptis, kalau
kalian menikah. Setelah itu, dia mengajak kamu jadi muslim. Mungkin selanjutnya
dia minta ijin menikah lagi, memadu kamu, karena dalam Islam dibolehkan orang
memiliki istri sampai empat.
Saya bisa memahami
kehati-hatian orang tuamu, karena walau ada orang Islam yang kemudian sungguh
menjadi katolik setelah menikah, tapi juga banyak yang akhirnya tidak menjadi
katolik, tetapi malah naik-haji, keberatan istri ke Gereja, ingin anaknya jadi
orang muslim dsb.
Apa yang perlu kamu buat? Kamu
yang memutuskan. Keputusanmu menurutku sudah dalam arah yang benar, termasuk apa yang kau katakan padanya bahwa kamu tidak dapat bertanggungjawab kalau dia jadi orang katolik hanya karena mau menikah sama kamu. Kalau mau jadi orang katolik memang harus karena memang dia meyakini kekatolikan sebagai jalan hidup yang baik dan benar. Saya sarankan kamu jadi orang yang pro-aktif. Kalau kamu
reaktif kini, setidaknya sadarilah bahayanya jadi orang reaktif ketika
berhadapan dengan orang muslim yang juga keras pendiriannya.
Semoga ini mencerahi kamu.
sekedar kasih pandangan...
saya se7 dengan pendapat romo... karena pada paragraf ke-3 memang itu yang saya rasakan...
ketika ayah saya akan menikah dengan ibu saya... yang dia katakan memang " saya akan ikut katolik, tapi tidak sekarang" dan apa yang terjadi sekarang?? ayah saya sudah haji...
ketika ayah saya naik haji, saya dan ibu dilarang keras ke gereja ataupun melakukan kegiatan yang berhubungan dengan ibadah tapi saya nekat kegereja. bahkan lebih rajin, dan ikut berbagai kegiatan di gereja..
ketika anda menikah, kedua keluarga juga akan terlibat...bagaimana sikap keluarga suami kelak terhadap anda maupun terhadap anak-anak anda perlu dipertimbangkan...
memang ada yang berhasil hidup berbeda keyakinan dengan pasangan... tapi anda perlu pertimbangkan juga bila hal tersebut tidak dapat berjalan dengan baik
maaf tidak bermaksud menggurui... hanya saja saya tidak ingin ada niken-niken lain yang mengalami hal seperti saya atau bahkan lebih buruk... dan supaya kasus saya dapat menjadi sedikit pertimbangan...
Bila keduanya saling mencinta mau dibilang apa???
saya sich ga bisa ngasih komentar banyak dech soalnya itu khan privacy masing-masing orang,karena kalau sudah cinta perbedaan apapun tak akan bisa merintangi kedua insan yang saling mencinta....tapi kalo bisa sich lebih baik menikah dengan pasangan yang seiman,karena betapa indahnya bila pasangan yang seiman itu beribadah bersama,berdoa bersama bersembah sujud dihadapan-Nya bersama,merayakan hari besar Keagamaan digereja bersama2.....nah saat2 seperti itu tidak akan kita dapatkan dengan pasangan yang berbeda agama tentunya....karena dengan pasangan yang seiman saja ada banyak masalah,rintangan dan sebagainya..apalagi pasangan yang tidak seiman..tapi selalu percaya aja dech God Bless U...
Dukung comment rose-pinky..
Yup's..!!! Gw dukung banget comment dari rose-pinky.. Karena semuanya itu merupakan privacy masing-masing, dan tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, tanpa bermaksud 'melanggar' kestabilan yg ada. Gw jadi inget pas pembahasan materi pas Z00M (Zona Orang-Orang Muda) kemaren saat banyak yang mempergunjingkan seorang Homo atau Lesbian, Apakah ia bersalah jika memang sifat seorang Homo atau Lesbi itu sudah ada sejak lahir (bahasa kerennya kelebihan hormon / kromosom X atau Y)..?? Hubungannya adalah bagaimana jika (ternyata) pasangan kita yang berbeda agama/keyakinan itu merupakan jodoh atau takdir kita..? Gimana coba..?
keputusan ditangan anda
memang itu masalah pribadi tapi tolong pertimbangkan lagi...bagaimana dengan keluarga anda kelak, keluarga suami, bahkan anak2 anda...
toh keputusan ada di tangan anda...
Jadi Gimana?
Bro SAM,
Jadi, homo dan lesbian itu bersalah atau tidak?
Maklum ora melu ZOOM, sedang keluar pulau.
God works in ways we'd never comprehend until we enjoy the fruits, so let Him guide us in everything we do.
God works in ways we'd never comprehend until we enjoy the fruits, so let Him guide us in everything we do.
Tergantung..
Lha khan ane udah bilang tadi.. kalo sejak lahir udah ada kelainan, ya jelas enggak salah lah. Lagipula ini bukan soal benar atau salah koq bro, justru yang menyimpang-menyimpang itu wajib kita luruskan.. Luruskan..??? Apanya..?? hehehehe.. Menurut Romo Andang Binawan,SJ yang menjadi pembicara pas ZOOM kemaren sih, kalo sejak lahir sudah ada kecenderungan Homo/Lesbi ya jelas gak salah, khan bukan salah dia jadi gitu. Yang perlu kita bina dan bantu adalah disorientasi (kelainan struktur) seksual karena pendidikan dan pergaulan yang salah. Nah.. klo itu terjadi sama bro m1nk sejak lahir gimana..?? bukan salah si bro khan..?? (aneh ga gw sebut si bro..? hehehehe...
)
Terima kasih..
terima kasih banyak.. untuk semua advise nya..
semua masukan dari romo dan semuanya sangat membantu meringan kan beban yang sekrang saya hadapi..
semoga saya masih bisa mempertahankan iman yang saya punya..dan saya berharap TUHAN selalu melindungi saya..
terima kasih banyak..
Sis Idha
Sis idha,
Semoga kamu selalu kuat menghadapi cobaan, baik yang ringan dan juga yang sangat berat sekalipun, jangan takut kamu pasti bisa menghadapi semua cobaan tersebut, selalu berserah pada Tuhan.
Jangan lupa sering mampi kesini ya. God be with Us!
God works in ways we'd never comprehend until we enjoy the fruits, so let Him guide us in everything we do.
God works in ways we'd never comprehend until we enjoy the fruits, so let Him guide us in everything we do.
M1m1nk & Jusam
Bro SAM,
Sayang banget ya gue nggak ikut ZOOM, gue bisa belajar banyak tuh, dari post ente aja gue udah belajar hal penting, makasih Bro...
Kita pake contoh dari dari Bro SAMUEL, misalkan M1m1nk seorang lelaki yang dari orok bawaanya homo dan dibesarkan dalam keluarga Katholik sehingga dia pun menjadi seorang Katholik yang baik, nah udah gede pas latihan teater untuk drama Paskah di Gereja ketemu ama Jusam yang ganteng (wong pemeran utama, Yesus), setelah berkenalan ternyata Jusam juga seorang homo dari orok, walaupun oleh keluarganya telah diusahakan agar menjadi hetero (penyuka lawan jenis kelamin) tapi karena memang bawaan gen jadi nggak berhasil, tetep homo. Karena homo Katholik ketemu homo Katholik dan sering ikut kegiatan bareng di gereja (yang kadang asyik dan serunya acara sampe malem dan melibatkan wine, chivas, dll), M1m1nk dan Jusam sangat cocok dan mulai tumbuh rasa cinta, keduanya sama2 homo bawaan lahir dan telah diusahakan untuk tidak jadi homo namun tidak berhasil, apakah mereka diperbolehkan untuk pacaran di sela - sela kegiatan gereja? Apakah mereka diperbolehkan ikut kursus perkawinan? Dan apakah kedua orang ini yang selalu berbuat baik di mata keluarga, Gereja, dan masyarakat ini diperkenankan menikah di dalam Gereja Katholik dan mendapatkan surat kawin? Nggak usah catatan sipil, surat nikah Gereja Katholik aja, apa mereka bisa dapatkan?
Kalo tidak disalahkan, apa berarti dibenarkan, atau dibiarkan dalam grey area?
God works in ways we'd never comprehend until we enjoy the fruits, so let Him guide us in everything we do.
God works in ways we'd never comprehend until we enjoy the fruits, so let Him guide us in everything we do.
Yhaa,.sekedar nambahin ajahh,.
Yhaa,.sekedar nambahin ajahh,.
kputusan yg da d ambl ma sdri idha mnrut saya da mrupakan langkah yg trbaik, memang sudah x org pndah agma krn alasan sperti itu, bkn krn panggilan hati, tp dikarenakan adanya tuntutan dr pihak lain,.
yahh,.moga2 sdri idha ttap semangat bwt cari pasangan yg s'iman dgn anda,.
yahh saya sihh cm ksi smangat ajahh,.msi bnyak koq yg s'iman n tdk mnutup kmungkinan bsa lbh baik dr dia,.
heheeee,.
ga prlu ad yg d sesali,.semua itu adalah bagian dari skenario kehidupan qta,qta hnya dapat menjalaniny,.karena semuany itu da d atur ma yg d atas,.
sukses yahh,.
don't be sad,.
JBU,.
Private conversation
Romo, boleh minta alamat emailnya? Ada yg mau saya tanyakan & saya butuh arahan. Udah lama jadi unek-unek. Maaf ya Romo..