Who's New

Jovay
m3n1ck
doni
antonius eka
vina
huller_bastian
pesonamml
Santoso
oLendo kwok
domingos neves
Erwin S.
Coco

Indahnya Cinta di Masa Pra Paskah

axgirl's picture

Noni bukan orang yang religius, ke gereja kalo lagi ‘mood’ or kalo ada maunya. Doi malah cenderung tipe cewek yang hidupnya cuek bebek. Rosario warna-warni bermacam bahan dan ukuran bertebaran di kamarnya, tapi cara menggunakannya pun dia ngga tahu. Natal dan Paskah aja kadang-kadang skip misa, minggu-minggu biasa jangan harap lihat tampangnya nongol di gereja.

 
Makanya di masa Pra Paskah ini, ya boro-boro aja puasa or berpantang. Dia ngga pernah tau (dan berusaha mencari tau) kapan Rabu Abu, Minggu Palem, dll. Buat Noni, semua hari sama aja, cuma dibedakan ke dalam dua kategori: kerja or libur (hihihihihi). Bahkan jika Jumat Agung dan hari Natal ngga merah di kalender, gue yakin dia bakal lupa.
 
Tapi tahun ini ada sesuatu yang mengejutkan dan sangat membuat gue shock terjadi. Di masa Pra Paskah ini, Noni menceritakan pada gue bahwa dia sedang berpantang! Wah, gue langsung merasa sepertinya kiamat udah sangat dekat. Tentu saja gue membombardirnya dengan segambreng pertanyaan-pertanyaan yang kebanyakan diantaranya adalah pertanyaan konyol macam: “emang lo ngerti apaan tuh pantang, tujuannya apa, kenapa tiba-tiba elo berpantang”. Dan tentu saja lah jawaban Noni jauh dari memuaskan, dia jawab asal dan sekenanya. Pertanyaan terakhir yang kuajukan adalah, pantang apa?. Noni dengan cueknya menjawab, “Pantang chatting sama Tommy”.
 
Tommy, sapaan dari Thomas Aquinas Hananto Widjojo (koq berasa gak nyambung ya?) memang cowok yang lagi ‘dikejar’ si Noni. Tommy bertampang biasa aja, postur tubuh juga biasa, Katolik tulen yang cukup rajin ke gereja, nggak tajir dan… pokoknya biasa banget deh penampilannya. Jadi istimewanya apa? Selain smart, Tommy cowok yang ramah, supel, gaul, rajin berdoa, suka menolong orang lain, ngga suka ngomong kasar, ngga sombong dan… pokoknya baik deh. Rupanya sifat-sifat ini yang membuat si cantik Noni ketar-ketir dan jatuh cintrong abisss bak ABG.
 
Tiap hari kerjanya chatting, sms, telp, meski ngga sampe tahap ‘intens’ dan nyebelin, karena baik Noni dan Tommy sama-sama sibuk kerja dan segudang kegiatan masing-masing. Cuma kadang chatting nya or SMS nya itu emang khas ABG, macam: Jangan lupa lunch yach… (ya iyalah, kalo lupa juga ntar lapar sendiri) Atau Gudmorning or Gutnait (cape deeee). Yah, namany orang lagi PDKT begitu kali ya semuanya. Gue sih belum pernah denger yang ‘muach muach’ atau sejenisnya (mungkin ngga diceritain ke gue kalo bagian kayak gitu-gitu, hihihihihi).
 
Jadi kalo Noni pantang chatting sama Tommy tiap jumat selama masa Pra Paskah, gue tau itu berat banget buat Noni (gak tau buat Tommy nya deh). Dan gue gak habis pikir kenapa Noni mau melakukan pantangan itu. Toh meski dia PDKT sama cowok yang lumayan religius macam Tommy, si Noni ngga mendadak juga jadi rajin ke gereja. Yah sama aja kayak sebelumnya, Sabtu malam nongkrong sampai subuh, Minggu nya molorr sampai bedug. Terus kenapa doi mau pantangan aneh begitu? Jawabannya membuat gue mo ambil lap kanebo untuk menyeka air mata gue! Dengan nada masih cuek nyebelin dia menjawab: “Yeah, gue sih emang bukan cewek alim dan jauh lah dari situ. Tapi masa bertahun-tahun gue jadi Katolik, ngga pernah sekalipun sih gue melakukan hal yang yaaaah bisa bikin Yesus senang dikit lah. Dia pasti tau hal yang paling berat buat gue bukan pantang kopi, alkohol, nongkrong, daging, jajan or apalah yang juga gue sukai. Dia pasti tau sekarang ini yang paling mendominasi hidup gue ya si Tommy & Jerry itu (hihihihi). Meski gue masih muda, gue kan gak tau berapa lama lagi gue bakal hidup. Yah seenggaknya ini kali gue korbankan kesenangan gue buat Dia lah. Toh kalo mau hitung-hitungan, Dia juga masih jauh lebih menang (maksud Noni, Yesus udah mati buat dia gituuu).”
 
Aje gile, abis baca buku apa nih anak sampai bisa berubah gitu. Tapi yah who knows dia berubah. Untuk segala sesuatu kan ada waktunya (hihihihi sampai segitunya). Gue ngga tanya lebih detail saat itu kenapa tiba-tiba dia terpikir untuk ikut berpantang masa Pra Paskah.
 
Sampai detik ini, gue belum lihat or dengar Noni baca Kitab Suci or berdoa sebelum makan or tiba-tiba ke gereja hari Minggu. ‘Pantang aneh’ Noni pun mungkin hanyalah hal remeh buat orang lain. Tapi dari situ gue dapet satu pelajaran berharga. In a way Noni benar juga. Banyak orang yang berpantang dan berpuasa dengan heboh sampai orang-orang di sekelilingnya pun tahu dia sedang melakukan kewajiban agamanya, namun bukannya sikap hati itu yang terpenting? Hati yang tulus, mau bertobat dan belajar mencoba menyenangkan hati Tuhan melalui berpantang dan berpuasa itu kan point nya? Bukannya berpuasa dan berpantang tapi tetap tidak menahan diri dari ngegosip, naik darah (jengkel, marah-marah) dan berpikir negatif.
 
Gue sendiri ngga terlalu ngerti soal pantang dan puasa (hampir sama kacaunya sama Noni dalam hal-hal begini), tapi dari Noni yang jauh dari religius gue belajar. Dia mengorbankan salah satu 'kegiatan PDKT'nya yang saat ini begitu penting buat dia dan sangat dia nikmati dengan satu dasar pemikiran yang simple: sekali-kali lah gue menyenangkan Yesus. Bukannya sikap hati yang mendasari pantang dan puasa itu yang terpenting? Mengorbankan hal-hal yang paling menyenangkan kita untuk mengingat cinta Tuhan sampai hal itu membuat kita bertobat dari 'kejahatan' kita. Mampukan gue, God. $

Comments

ribew's picture

:)

Nice story..^_^

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Aku tahu Engkau sangat mencintaiku, dan itu membuat aku selalu jatuh cinta berulang-ulang setiap ingat Kamu....[riq,2008]

kolibri's picture

Keyen

 

Keyen Abiz

 

Kolibri

"What don't kill make tougher"

COKO's picture

pantang...

Masa Pra Paskah juga harus Pantang Mundur

<--In Nomine Patris et Filii et Spiritus Sancti-->

B 1673 MI's picture

S1P

ya itulah cinta bisa membuat org jd baik or tidak baik jd tergantung jurusannya >>>>>>maju trus pantang ditolak