DAMBAAN HATIKU DIAMBIL SAHABATKU
DAMBAAN HATIKU DIAMBIL SAHABATKU
Siapa sih yang tidak sakit hati bila orang yang kita sayangi ternyata lebih dekat dengan orang lain,lebih-lebih bila orang lain tersebut sahabat terdekat kita.Hancur lebur hati ini,luluh lantah rata seperti kota Jogja habis terkena gempa. Coba renungkan lagunya padi”Sobat”,bila kita berada di posisi yang nyanyi ,is oke,ga ada masalah,bisa bilang maafkan aku mencintainya dan segudang alasan yang membenarkan kita untuk dekat dengan sang kekasih yang ternyata juga disukai sahabatnya.Tapi juga coba kita bayangkan bila kita berada di posisi yang sebaliknya,dimana pujaan hatinya ternyata lebih memilih sahabatnya.ga kebayang deh,,,tapi ini terjadi padaku,hiks,hiks,,hiks,,,nangis deh aku.
Tapi apakah ini akhir dari seluruh pengharapanku di dunia ini? Jujur aja nih,aku sempet nangis 3 hari 3 malam sampai air mata ini habis,untung masih ada aqua gallon,jadi masih bisa isi ulang deh.Rendah diri?so pasti,sempat merasa jadi orang minder nih,sedikit aku ceritakan tentang penampilan fisikku nih,aku itu badannya gemuk kulitnya item,perutnya buncit,mukanya serem,dompetnya tipis lagi.Bayangkan 20 kali nembak cewek,21 kali ditolak,siapa yang kaga keki.padahal sudah berkhayal yang indah-indah,sudah cerita ke teman-teman,terlanjur ke ge-eran,eh dia malah jadiannya sama teman yang aku curhatin.lagunya padi nih bener-bener terjadi padaku nih.Bukan Cuma sekali terjadi lho.
Tapi untung masih ada seorang sobat yang bener-bener baik,bener-bener setia,bener-bener sayang aku,dia tidak pernah mengeluh,tak pernah bisa biarkan aku terlalu lama bersedih,pokoknya sip banget deh,entar aku kenalin deh.Sobatku ini yang selalu menyemangati aku untuk “rejoice always”,apapun yang terjadi tetap bersuka cita.
Saat hancur-hancurnya hatiku nih,,dia ajak aku ke tempat sepi,mengajak aku mengingat-ingat kejadian yang telah terjadi.Coba merasakan kembali secara lebih detail setiap kejadian,mulai dari pertama kali aku kenal tuh cewek yang bikin aku deg-deg sir,dan akhirnya deg-deg dor meluluhleburkan hatiku.Dia mengajari aku melihat makna dibalik peristiwa-peristiwa itu.Dia bilang bahwa setiap kejadian kecil setiap saat di sekitar kita adalah mata rantai untuk suatu kejadian yang luar biasa di kemudian hari,ternyata benar,baca terus deh kisah ini,nanti akan ada pembuktiannya.
Hehe,nostalgia nih.Aku ceritakan sedikit saat-saat indah itu deh.Waktu itu,di halaman Gereja aku melihat sesosok makhluk halus yang teramat sangat mempesonaku,karena teramat-sangat bersih wujudnya memaksaku untuk menutup pikiran logikaku.Pesona hipnotisnya membutakan mata logikaku,tiba-tiba sejuk,teduh,kedamaian luar biasa merasuk hampir ke dalam tiap pori-poriku,Romi Rafael yang pakar hipnotis aja udah pasti kalah soal menghipnotis logikaku.
Yang namanya cowok kalau udah terhipnotis,tidak perduli ada jurang dalam atau bukit tinggi(pertambangan batu bara X?) diterjang aja.Ga peduli kemungkinannya sekecil apapun,terus berfikir mencari jalan agar bisa deket sama sesuatu indah yang mampu melenakan kalbunya.Ga peduli cibiran teman-teman yang seolah meragukan,karena minder,”ga level kalangan kita sama dia”begitu ucap temanku waktu itu.Tapi,namanya juga udah ga berfikir pakai logika tetep aja ga peduli omongan kiri kanan.Dan akhirnya,dengan sejuta jurus yang aku baca dari internet dan buku motivasi,akhirnya berhasil juga dapet no. tlpn,alamat rumah,bahkan bisa jalan bareng,mmm bahagia banget waktu itu,kalau yang ini susah banget diungkapkan dengan kata-kata,suerrr,,cobain aja sendiri.
Itu salah satu ceritanya,Tapi keindahan yang takkan dapat diungkapkan dengan kata-kata itu tidak berlangsung lama,dalam sekejap tiba-tiba berubah menjadi kesedihan yang tidak dapat pula diungkapkan dengan kata-kata,untuk yang ini aku sarankan tidak usah dicoba sendiri,cukup dengar cerita saya saja,oke.Sobatku yang baik,yang adalah teman curhatku,yang dulunya merasa tidak pede kalau harus bergaul dengan makhluk halus sang keindahan dunia yang mampu menghipnotisku tersebut,ternyata lebih dekat dengan dia,bermesraan,dan yang lebih mengagetkan ternyata sudah sama-sama merencana indahnya hari depan dengan si keindahan dunia tersebut,yang selama ini hanya ada dalam angan-anganku.Lagi-lagi lagunya padi nih”Sobat”.
Setelah begitu seringnya mengalami kisah yang mirip-mirip cerita diatas,lantas aku bertanya-tanya,kenapa Tuhan?kenapa terjadi padaku,kenapa aku tidak Engkau posisikan sebagai yang dapat mencintai si gadis tersebut?Lama sekali aku bergulat dengan pertanyaan-pertanyaan itu.Hingga suatu ketika aku menemukan sebuah pemahaman,ternyata aku sedang dipakai Tuhan sebagai perpanjangan tangan-Nya.
Bagaimana bisa?tanyaku dalam hati.Jika dulu aku tidak nekat nyamperin dia,jika dulu aku tidak berani memencet nomer hp dia,jika dulu sms gilaku tidak kukirim pada dia,jika dulu aku tidak nekat ngajak dia jalan,,,tidak tertutup kemungkinan sahabat dekatku tersebut tidak bisa jadian dengan cewek tersebut,orang dia sempat berfikir kalau orang macam aku dan dia tidak level dengannya,tapi dengan sebuah kenekatan akhirya tabir tersebut tersingkap.Jadi entah disadari atau tidak ternyata Tuhan punya Rencana indah dibalik kekecewaan yang aku alami.Bukan bermaksud sok berjasa lho,karena aku meyakini bukan aku yang melakukannya,aku hanya sebagai perpanjangan tangan Tuhan.Pemahaman akan hal ini ternyata cukup menguatkan hati,cukup mampu meredam kesedihan.Pemahaman akan hal ini cukup sederhana tapi susah diceritakan.mengumpulkam fakta-fakta atau alasan yang positip untuk tidak sakit hati dan juga alasan kenapa harus sakit hati akan sangat membantu dalam proses ini.
Satu Firman Tuhan kembali menguatkanku,Yeremia 29:11( Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan).Melalui ayat itu aku semakin diyakinkan bahkan dalam keadaan seburuk apapun,Tuhan mempunyai rencana besar dibaliknya,dan keyakinan akan rancangan damai sejahtera pada semua orang menguatkan keyakinanku bahwa Tuhan itu maha adil,bukan hanya orang lain yang dikasihi-Nya dan juga bukan cuma aku,melainkan semua orang yang percaya.Baru meyakininya saja rasa damai luar biasa sudah memenuhi jiwa,apalagi nanti jika tiba saatnya.Dengan berpegang pada Firman,saya semakin yakin bahwa hari depan semakin baik.
Sempat juga aku berfikir,ah jangan-jangan itu cuma perasaan aku saja,semacam membohongi diri sendiri dengan kata-kata yang memotivasi.Toh kenyataannya sampai sekarang aku tetap saja belum punya pacar,dan temanku tersebut masih tetap mesra dengan cewek yang dulu sempat aku sukai.Dan aku tetap saja berbadan gemuk,kulit item,kantong tipis,hehe.Disini kuncinya, Matius 17:20( Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, -- maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.)Nah itu,cuma sebesar biji sesawi saja dapat memerintahkan lumpur lapindo untuk tidak menyembur-nyembur loh,apalagi cuma uruasan yang simple-simple,bukan bermaksud menganggap urusan cinte-cintean itu simple loh,kebetulan saja dalam hal ini subjeknya cinte-cintean.
Yang kini menjadi pergulatan batinku,apakah aku cukup punya Iman? Ibrani 11:1 (Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.)Di sini aku dihadapkan pada pertanyaan besar,benarkah aku seorang Katolik?benarkah aku punya Iman,sehingga aku berani berharap,berani menagih janji Tuhan akan rancangan damai sejahtera Allah Bapa.
Terima kasih udah mau baca...

Tugas KEP (sharing Iman)



