Selamat jalan Romo Tan SOE IE, SJ
27 Desember 2008, saya bersama Mas Anton Sumarjana, rekan wartawan Majalah HIDUP datang menemui Romo Tan Soe Ie, SJ di dusun Ponggol, Pakem, Jogjakarta.
Atas karya-karyanya selama ini, majalah HIDUP menganggap layak, perjalanan hidup beliau dimuat dalam Sajian Utama edisi 25 Januari 2009. Sampai siang hari, romo bersama kami berbincang banyak tentang masa kecil, panggilan membiara, perjalanan karya, pertanian, pupuk dari kotoran cacing dan perkembangan Gereja masa kini. Makan siang bersama romo, tak ada yang istimewa. Nasi, sayur daun singkong, kerecek kulit. Selesai makan siang, saya mengambil foto-foto untuk cover majalah HIDUP. Dengan sedikit bergurau saya memohon romo untuk menggunakan jubahnya. Tak ketinggalan pesan untuk tersenyum saat saya mengambil gambar beliau.