Who's New

Jovay
m3n1ck
doni
antonius eka
vina
huller_bastian
pesonamml
Santoso
oLendo kwok
domingos neves
Erwin S.
Coco

Organisasi? Kenapa enggak? Asik lagi!!

kotjh's picture

 

Organisasi? Kenapa enggak? Asik lagi!!
Oleh : Johanes Agni Handoko
 
 
Apa Sih Organisasi itu?
 
Sekumpulan orang yang mengikatkan diri dalam visi dan misi tertentu untuk secara kolektif atau bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas dengan sistematis, dalam kesamaan gerak, teratur, dan terorganisir dengan adanya bagian-bagian atau divisi-divisi kerja untuk dapat mencapai tujuan-tujuan bersama.
 
Penting Ga Sih?
 
            Ya iyalah! Cape deh. Dengan berorganisasi, kita sebagai individu dapat semakin berkembang secara kualitatif dalam hal keterampilan, bersosialisasi dengan orang lain, menjadi pribadi yang dewasa, memiliki rasa solidaritas yang tinggi, dapat mengendalikan emosi, punya teman dari seluruh penjuru negeri, kemampuan memimpin (leadership) dan tentunya segudang pengalaman hidup. Dengan berorganisasi pula kita dapat menyelesaikan masalah-masalah bersama dengan lebih ringan karena dikerjakan secara bersama-sama dan terorganisir. Organisasi adalah wadah kita bersama untuk meringankan kerja-kerja yang sulit jika di lakukan sendiri-sendiri, juga sebagai tempat pemenuhan kebutuhan akan rasa aman, nyaman, rasa menghargai dan dihargai, rasa kasih sayang, ( contoh : dengan berorganisasi siapa tahu bisa dapat pacar, atau minimal teman curhat yang dapat dipercaya ), bahkan kebutuhan ekonomi seperti makan, ataupun penghasilan tambahan (jika organisasinya memang menyediakan itu, misalnya LSM). Dan yang paling penting adalah pewadahan massa (orang banyak) dalam melakukan perjuangan-perjuangan ekonomi, sosial maupun politik. Contoh melakukan aksi massa (demonstrasi) menuntut kepada pemerintah untuk menurunkan harga sembako, atau aksi buruh menuntut hapus sistem kerja kontrak dan outsourcing, dan banyak lagi yang lainnya.
  
            Prinsip dari organisasi adalah alat atau wadah untuk mencapai tujuan-tujuan bersama. Di dalamnya ada berbagai macam kegiatan atau program yang dibuat untuk kemudian dilaksanakan secara kolektif atau bersama-sama sesuai dengan visi dan misi yang diusungnya.
 
Kebutuhan mendesak untuk berorganisasi
 
            Kita kaum muda sangat butuh alat yang mampu untuk bisa menampung segala ide atau kreativitas kita. Kaum muda sangat ingin exist untuk mendapat pengakuan, penghargaan, dianggap ada atau menjadi bagian dari suatu komunitas. Begitu juga darah juang yang mengalir deras dalam jiwa-jiwa pemberontak yang selalu mencari dan menginginkan hal-hal baru. Alat yang tepat untuk memenuhi kebutuhan itu adalah sebuah organisasi. Berkumpul bersama, mengatur kerja-kerja yang dibutuhkan, membuat program-program yang tepat, sehingga hasil atau capaian yang diinginkan bersama dapat terwujud, dan memberikan sebuah semangat untuk tetap berkarya karena percaya diri yang timbul dari kebersamaan, kerja sama, kekompakan dan keterbukaan ruang demokrasi untuk tetap berargumen menyatakan pendapat dan mengungkapkan isi hati secara bebas tanpa rasa takut, paksaan atau intimidasi.
 
            Banyak kaum muda yang mengalami demoralisasi dan frustasi karena tak punya arah dan tujuan hidup, tak punya ruang untuk berekspresi, tak tahu harus berbuat apa terhadap keadaan yang kacau, tak memiliki prespektif kebersamaan atau kolektif sehingga merasakan beban hidup yang sangat berat karena harus menanggungnya sendirian, selain itu juga menyebabkan individualisme yang tinggi, juga terjerumus dalam lembah gelap hedonisme. Semua adalah lingkaran yang menjerumuskan kaum muda menjadi apatis atau tak peduli lagi dengan keadaan sekitar, dan mengalami individualisasi atau tak mau berbagi dengan orang lain. Keadaan yang parah ini bisa diobati dengan berorganisasi. Semakin orang memiliki banyak aktivitas atau kegiatan, dan semakin banyak bersosialisasi dengan orang lain, maka rasa tak peduli dan individualisme akan terkikis, berganti dengan rasa solidaritas dan sosial yang tinggi.
 
            Keterampilan yang praktispun bisa dipunyai jika kita berorganisasi. Praktis disini berarti dapat langsung dipraktekkan dalam menyelesaikan masalah-masalah sehari-hari. Misalnya keterampilan managerial seperti mengatur dokumentasi dan pengarsipan, mengatur waktu dan uang, manajemen stres dan konflik, keterampilan analisis dan penyelesaian masalah, pengambilan keputusan yang tepat, bahkan keterampilan “ngeyel” dan mempengaruhi orang lain. Semua itu belum tentu didapat di pendidikan formal. Biasanya juga orang lain lebih senang pada orang yang pernah atau punya pengalaman berorganisasi daripada orang yang hanya pintar secara akademik saja tanpa pengalaman organisasi, karena lebih supel, dewasa, pandai memimpin, dan punya solusi-solusi kongkrit untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan sehari-hari. Ketika ingin punya usaha sendiripun akan sangat terbantu jika pernah berorganisasi, baik dalam bentuk keterampilan ataupun relasi yang seabrek-abrek.
 
            Nah kawan-kawan, tunggu apa lagi? Semua juga tahu organisasi adalah tempat yang tepat untuk mengembangkan diri, untuk praktek langsung dalam berkarya sebagai manusia yang maju dan selalu ingin terus belajar mengembangkan potensi diri.
 
            Akhir kata organisasikan diri kita dalam organisasi sektoral atau teritori, demi kemajuan bersama dan sebuah harapan untuk masa depan yang lebih baik dan manusiawi.
 
 
Sekian terimakasih
 


Sekarang menjabat sebagai ketua mudika lingkungan Aloysia Tangerang periode 2007 - 2010