Who's New

Jovay
m3n1ck
doni
antonius eka
vina
huller_bastian
pesonamml
Santoso
oLendo kwok
domingos neves
Erwin S.
Coco

Dosakah merebut milik Tuhan ?

opi92's picture

hai romo... maaf sebelumnya.. sebenarnya saya bukan umat dari santa maria... tetapi saya ada pertanyaan yang saya ingin tanyakan.

saya Katolik dan tengah menjalin hubungan dengan seseorang bernama D.H yang kebetulan sama-sama Katolik.. D.H adalah pacar pertama saya,begitu juga dengannya.saya adalah pacar pertamanya.. Hal ini tentu amat menyenangkan untuk saya..mengingat selama 17 tahun ini saya berkomitmen untuk berpacaran dengan seseorang yang seiman saja.. masalahnya,D.H adalah seorang seminaris

akhir2 ini,dia mengatakan bahwa ia sedang mengalami krisis panggilan dan berniat untuk menyerah.tapi saya berusaha untuk menumbuhkan semangatnya untuk tetap melayani Tuhan.saya berharap dia tetap menjadi murid seminari tapi di satu sisi saya juga sangat menyayangi dia...pertanyaan saya,1) apa yang harus saya lakukan agar saya dan D.H mendapatkan jalan terbaik untuk kami berdua?. dan 2) dosakah saya karna "dalam bahasa kasarnya" saya telah merebut milik Tuhan?

 

terimakasih romo..

Tuhan memberkati..

 

Comments

top's picture

mirip kisah sahabat saya,,,

persis seperti kisah sahabat saya,,tapi bedanya sekarang Sang kekasihnya udah jadi pastur...dan hidup keduanya juga masih baik-baik saja..

agnesie's picture

think twice

mohon ijin untuk sekedar mengungkapkan pendapat. Saya bisa merasakan kegalauanmu, sebagai manusia biasa dirimu menyayangi dia cinta romantis, tetapi sbg orang katolik kamu mempunyai semacam perasaan "bersalah", karena "menggoda/mengganggu" calon pekerja di ladang Tuhan. Mungkin kita semua tahu bhw dari sekian banyak seminaris yang berusaha belajar dan memantapkan panggilan hanya segelintir yg berhasil sampai imamat, itupun ada beberapa yang di tengah jalan memutuskan untuk say good bye pada imamatnya. Berdasarkan fenomena tsb tentunya kita menjadi simpati dan salut pd mereka yang berusaha bertekun pd panggilanNya. Sedangkan dirimu saya yakin adl gadis yang baik, smart, dan mempunyai iman yang kuat. Saya yakin di luar sana banyak cowok2 lain yg menyukai dan mendekatimu. Walaupun perasaan sayang dan cinta tidak bisa dipaksakan, namun itu bisa digeser, dlm artian kalian bisa menggeser rasa cinta romantis mjd cinta antar saudara. Mungkin agak sulit dan menyakitkan, tetapi hendaknya berpikir juga, tidakkah kamu akan membawa perasaan bersalah tsb andai berhasil "menggoda" si seminaris tsb. ? selanjutnya biarkan dia bergumul dg panggilannya dan kita doakan semoga dia mampu setia. Demikian pendapat saya, adakah pendapat lain mengenai persoalan ini ? saya sungguh berharap sbg umat kita menjaga imamat para pastor dan calon pastor, jangan sampai karena godaan duniawi membuat para pastor mengingkari janjinya pada Tuhan. Berpikirlah dua kali. terimakasih.

opi92's picture

thanks

terimakasih sarannya...

maaf  karna saya baru sempat online...

 

sebenarnya saya juga tidak ingin menjadi seperti ini.. tapi,saya memang sudah sedikit demi sedikit menjauhinya...

 

ya,doakan yang terbaik saja..

 

thanks

 

Musafir's picture

Why?

Kenapa setiap ada kejadian seperti ini selalu si wanita yang akhirnya disalahkan?

ini sebuah curhat yang lain...

Ketika aku sedang bermasalah berat, aku berkenalan dengan seorang romo. and since that day beliau menghubungi kadang lebih dari 3x sehari.. lebih sering dari minum obat.. hati wanita mana yang akhirnya tidak luluh sich? dan akhirnya setelah sekian waktu berlalu terjalinlah 'hubungan terlarang' itu. Hubungan ini, walau menyakitkan, sudah berlangsung selma beberapa tahun. Sedihnya, setiap kali ditanya hubungan ini harus bagaimana, beliau selalu bilang "Dari awal khan kamu sudah tau saya siapa. kamu harus bisa donk menerima saya apa adanya".

Tapi kisah seorang teman yang lain bahkan lebih tragis lagi. Dia sampai akhirnya hamil..!! Namun "kekasihnya" itu dengan tenangnya mengeluarkan kata pamungkasnya "Dari awal kan kamu juga sudah tau kalo saya tidak boleh menikah". Teman tersebut akhirnya ditinggal sendiri sementara "pasangannya" pindah tugas ke tempat lain dan tidak bisa lagi dihubungi. Kabarnya akhirnya kandungan tersebut digugurkan.

Pelajaran dari sharing ini:

Kita memang selalu ingin percaya kalo mereka benar-benar menyayangi kita. Tapi coba kita tanya pada diri kita sendiri "Apakah benar mereka sebegitu sayangnya pada kita? Cukup besar kah cintanya untuk mengubah pilihan hidupnya? kalo benar dia itu benar-benar sayang, mungkinkah dia membiarkan kita berada dalam keadaan yang menyakitkan seperti itu? bukankah kalo dia benar mencintai dengan cara yang benar, harusnya dia meninggalkan pilihannya itu sebelum mengatakan cinta?"

 

Ini sekedar sharing dari orang yang pernah terluka dan lukanya masih berdarah.. semoga sharing ini dapat mengajarkan kita untuk lebih bijaksana dan bukan sebagai alasan untuk menjauh dari Tuhan..

Dominus Meus et Deus Meus's picture

wah romantis-tragis...kalau

wah romantis-tragis...kalau memang merasa bersalah yang tinggalin...tapi kalau "nekat" ya paksa...

tapi ingat, Tuhan mengasihi kita lebih dari manusia mengasihi kita...kita memang tidak tahu rencana apa yang dibuat untuk kita oleh TUHAN, yang penting doa, minta perlindungan dan berkat Tuhan...OK??

Tuhan memberkati!!

Amin...

Dominus Meus et Deus Meus's picture

wah romantis-tragis...kalau

wah romantis-tragis...kalau memang merasa bersalah yang tinggalin...tapi kalau "nekat" ya paksa...

tapi ingat, Tuhan mengasihi kita lebih dari manusia mengasihi kita...kita memang tidak tahu rencana apa yang dibuat untuk kita oleh TUHAN, yang penting doa, minta perlindungan dan berkat Tuhan...OK??

Tuhan memberkati!!

Amin...